Inspiration

Didampingi dalam Rangka Peradaban Kasih, Mahasiswi-Mahasiswa Ini Tetap Semangat & Gembira!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sungguh mengagumkan melihat dan menyertai 105 mahasiswa yang menjadi peserta Intercultural Student Camp APTIK IV 2018 (21-23/11/1018). Mereka datang dari 16 Perguruan Tinggi dari 20 PT anggota APTIK. Mereka berasal dari 12 kota besar dan pulau di Indonesia (yakni Manado, Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Kupang, Makasar, Madiun, Palembang dan Semarang). Mereka juga didampingi oleh 22 pendamping dari 16 PT Katolik. Pembelajaran terjadi bukan hanya dengan teori, konsep dan gagasan melainkan juga dengan memberikan pengalaman nyata!

Referensi pihak ketiga – di kompleks Masjid Agung Jawa Tengah

Pada hari pertama, mereka berangkat ke Pondok Pesantren Al-Islah, khususnya di pondok Kiai Budi Harjono di Tembalang, Semarang. Kiai Budi dan saya menjadi pemantik memberi inspirasi dan motivasi tentang Srawung Menuju Peradaban Kasih. Kiai Budi juga memperkenalkan cara dan makna menari sufi. Satu dosen yang meski berbadan gemuk dari NTT belajar menari dengan berani. Sepulang dari Ponpes, mereka mengadakan talkshow tentang keberagaman interreligius dan multikultural dari Dr. Tedi Kholiludin dan Pdt “Jalanan Bertato” Agus Sutikno yang melayani kaum marginal. Lalu mereka mengadakan pentas seni budaya hingga tengah malam. Mengasyikkan! Hari pertama ditutup dengan refleksi tentang Peradaban Kasih di Indonesia Pusaka bersama saya dan tim Campus Ministry Unika Soegijapranata.

Pada hari kedua, mereka mengadakan kerja bakti membersihkan Taman Tinjomoyo. Lalu mengadakan wisata religi ke Klenteng Sam Poo Kong dan Masjid Agung Jawa Tengah. Sesudah itu mereka meluncur menuju Eco Park d’Emerick di Salatiga. Di sana, mereka mengadakan refleksi dan pembelajaran tentang simbol religi bersama Albertus Istiarto dan Antonius Maria Laot. Kecuali itu mereka juga mendalami topik tentang kepemimpinan yang melayani bersama Gregorius Nurhartanto dsri JAKA APTIK. Belum lelah dan tetap semangat mereka masih melanjutkan pentas seni budaya, berefleksi bersama saya tentang Indonesia yang harus saling menyayangi. Aku sayang kamu, juga sayang dia dan mereka bahkan sayang semuanya sebagai warga bangsa Indonesia tanpa diskriminasi. Sesudah refleksi, mereka masih mengadakan api unggun. Luar biasa semangat mereka. Untuk apa? Untuk mengalami peradaban kasih dan menjadi laskar peradaban kasih di mana pun berada.

Referensi pihak ketiga – para peserta dan pendamping ISF IV 2018 di Eco Park Salatiga

Pada hari ketiga, sementara para pendamping dan WR III mengadakan rapat koordinasi, para peserta mengadakan outbound. Sesudah itu, ISC IV ditutup dengan sesi Amanah Perutusan Menjadi Bentara Kasih di antara peserta, panitia dan pendamping melalui praksis peradaban kasih katakan dengan cinta melalui kata-kata yang baik dan penuh berkat bukan kata-lata buruk yang membawa kutuk! Saya sekali lagi memandu sesi ini. Suasana haru namun sukacita tercipta. Akhirnya, ISC IV 2018 ditutup dengan pembacaan deklarasi dengan tekad tetap mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman. Dari antara mereka, mulai dari kampus masing-masing menuju masyarakat sekitarnya!

Referensi pihak ketiga Kiai Budi dan Romo Budi (saya)

Dalam semua itu, inspirasi dan motivasi srawung menuju peradaban kasih diwartakan, dilatihkan dan dihayati. Yang luar biasa istimewa adalah bahwa semua yang terlibat tetap semangat dan siap menjadi berkat mewujudkan peradaban kasih!

Kuhaturkan selamat kepada Ibu Dr. Victoria Kristina Ananingsing, WR III Unika Soegijapranata sebagai penanggungjawab ISC IV 2018 ini. Panitia yang dari kemahasiswaan Unika Soegijapranata dibawah koordinasi Herry juga luar biasa! Selamat dan terima kasih saya boleh terlibat intensif dalam proses ini sebagai Pastor Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata dan Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Gus Tedi, Pdt Agus dan Awang (moderator talkshow)

Catatan singkat dan umum ini menjadi tanda terima kasihku bagi semua yang sudah terlibat dengan baik entah sebagai panitia, peserta, nara sumber maupun pendamping. Proficiat! Demikian, semoga bermanfaat.

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Salam hormat dan doa. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih!***

Eco Park d’Emerick Salatiga, 23/11/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi mengikuti dan menyertai ISC IV APTIK 2018

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/860327880398396?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.