Inspiration

Takutilah Tuhan Yang Maha Esa, Hormatilah dan Jangan Menghina Presiden Kita, Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tidak seharusnya kita menghina dan menjelek-jelekkan Presiden! Sebaliknya, perlu dan wajiblah kita menghormatinya, siapa pun Presiden kita. Berikut adalah inspirasi dan motivasi tentang sikap ini menurut tradisi Injil. 

Referensi pihak ketiga

Pertama, kita harus dan wajib menghormati pemimpin kita, termasuk Presiden, karena Tuhan Yang Maha Esa memerintahkan kita untuk melakukannya, bukan karena kita menganggapnya layak untuk dihormati; melainkan begitulah Allah menghendakinya (sumber: 1 Petrus 2:17).

Kedua, apa arti dan makna sebenarnya menghormati Presiden kita? Kita menghormati Presiden karena kita mengakui bahwa Tuhan Yang Maha Esa telah menempatkannya di posisi tugas dan pelayanannya. Maka, kita seharusnya tunduk pada otoritas itu. Tidak ada otoritas kecuali dari Allah, dan mereka yang ada telah dilembagakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, siapa pun yang menolak pihak berwenang menolak apa yang telah ditetapkan Tuhan (sumber: Roma 13:1–2).

Referensi pihak ketiga – mendoakan Presiden Jokowi

Ketiga, menghormati Presiden tidak berarti bahwa serta merta kita setuju dengannya atau kebijakannya. Tidak peduli seberapa banyak kita tidak menyetujui Presiden kita, mestinya dan sebaiknya kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Esa telah menempatkannya untuk mencapai tujuan kedaulatannya sendiri, seperti yang dilakukan Tuhan dengan Firaun di zaman Nabi Musa (sumber: Roma 9:17).

Keempat, karena Tuhan Yang Maha Esa telah menempatkan Presiden kita di posisinya, maka kita harus berbicara tentang dia dengan penuh hormat, bukan dengan cara yang menghujat, memfitnah dan menghina. Bahkan, kita harusnya justru berdoa untuknya dan memberkatinya agar dapat menjalankan amanahnya dengan baik, benar dan adil. Tuhan memerintahkan kita untuk berdoa bagi para pemimpin kita dan semua yang memiliki otoritas kekuasaan atas kita (sumber: 1 Timotius 2: 2). Bandingkan nasihat dari Kitab Amsal 21: 1, “Hati raja adalah aliran air di tangan Tuhan, Tuhan mengubahnya kemana pun Dia mau.” 

Referensi pihak ketiga

Akhirnya, karena itu, marilah kita berdoa agar Tuhan mengarahkan dan menggerakkan hati Presiden Jokowi dan semua pemimpin kita untuk menghadirkan kebenaran, kehidupan, kesejahteraan, keadilan dan kemuliaan Tuhan. Kita mohon kepada Tuhan untuk memberi Presiden Jokowi kebijaksanaan, kekuatan, ketabahan dan kesehatan. Kita menghormati Presiden kita karena kita takut akan Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa adalah satu-satunya yang harus kita sembah dan patuhi setiap saat. Namun, Tuhan Yang Maha Esa memerintahkan kita untuk menghormati Presiden, tanpa harus menyembahnya apalagi melebihi bakti kita kepada Tuhan Yang Maha Esa!

Demikian refleksi ini. Semoga bermanfaat. Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Terima kasih atas tanggapannya. Salam hormat dan doa. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 29/11/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/220847518016216?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.