Inspiration

Inspirasi Lelaki Pemburu Peradaban Kasih (28)

Halo Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kesetiaan pada filosofi dan jiwa bangsa itu bisa dihayati dalam berbagai cara. Inilah inspirasi yang dilakukan oleh lelaki pemburu peradaban kasih itu dalam menghayati filosofi, jiwa dan landasan bangsa Indonesia, Pancasila.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Mengawali bulan Juni, bangsa kita, Indonesia, selalu mengenang dan merayakan hari lahirnya Pamcasila. Hebatnya Presiden Jokowi adalah menetapkan 1 Juni, hari kelahiran Pancasila sebagai hari libur nasional. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkreasi merayakan kelahiran Pancasila.

Dalam rangka itu, lelaki itu tak kehilangan kreasi demi menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk mencintai Pancasila, Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia mengumpulkan dan mendorong para pelukis Kota dan Kabupaten Semarang untuk mengekspresikan kreaitivitas mereka dalam tajuk yang dia beri nama Panorama Mural Pancasila!

“Pemirsa, ratusan pelukisa dari Kota dan Kabupaten Semarang menyemarakkan Parorama Mural Pancasila yang diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang…” demikianlah beberapa stasiun televisi mewartakan peristiwa itu.

“Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang mengatakan bahwa Panorama Mural Pancasila merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya!” Demikian pembawa berita televisi itu mewartakan. 

Lelaki itu memang mengundang dan mengajak ratusan pelukis dan para seniman untuk menyemarakkan Panorama Mural Pancasila itu. Bahkan, sementara para pelukis menorehkan karya-karya mereka, para pemusik, anak-anak, remaja, orang muda dan mahasiswa mengiringi dengan alunan musik mereka.

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi yang akrab disapa Mas Hendi pun hadir memberi apresiasi melalui kehadiran dan peneguhan yang luar biasa atas peristiwa peradaban kasih tersebut. Kunjungan, sapaan dan sambutan yang diberikan Mas Hendi itu membuat lelaki pemburu peradaban kasih itu merasa sangat terharu. Hebat!

Bahkan para tokoh dan sahabat lintas agama pun turut hadir dan menyemarakkan Panorama Mural Pancasila yang digoreskan oleh para pelukis dari anak-anak, remaja, pemuda, mahasiswa dan kaum dewasa di atas media triplek seluas 900 meter persegi itu. Hasilnya lukisan-lukisan bertema kebangsaan bersumber dari Pancasila pun bisa dipergunakan untuk dekorasi dalam berbagai kesempatan.

Dalam sehari Panorama Mural Pancasila yang berlangsung di halaman Padepokan Pastoran JoharT Wurlirang itu mendapat respon yang positif dari berbagai kalangan. Semoga menjadi berkat bagi umat dan masyarakat dalam menghayati semangat kebangsaan berdasarkan Pancasila!

Mengenang semua itu di malam peralihan 2018 menuju 2019, lelaki itu sangat bersyukur. Hanya rasa syukur dan syukur semata. (bersambung)

Wedi Klaten, 22/1/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi dalam narasi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1513095072835292?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.