Inspiration

Inspirasi Perlawanan Terhadap Hoaks, Bagaimana Bisa Sebusuk Itu? Siapa Anti Hoaks?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kenapa sih orang hobi banget bikin hoaks. Jahatnya, habis bikin hoaks langsung minta maaf. Permintaan maaf itu hampa karena hoaks ndak bisa dicabut lagi tersebar ke arah mana pun angin busuk membawa. Lebih jahat lagi, yang hobi nyebar hoaks itu oknum politisi yang mata gelap telinga buntet tak mampu melihat kebaikan orang lain tapi hobi menebar kebusukan dan kebohongan hanya karena nafsu kekuasaan. Kok ndak kapok-kapoknya gitu loh.

Referensi pihak ketiga

Hoaks pun berseri. Hoaks pemukulan seorang nenek aktivis yang tak usah disebut namanya pun semua orang sudah tahu. Hoaks dimakan pembohong dan pelahap hoaks jadi hebohlah kehidupan bersama. Malu! Akhirnya ketahuan bohongnya! Eh, pada punya rasa malu nggak sih mereka itu? Ah, tampaknya tidak! Kalau punya rasa malu pastinya ndak akan bikin dan nyebar hoaks baru lagi ya. Tapi toh hoaks terjadi lagi. Memangnya rakyat Indonesia gampang dibohongi paki hoaks? Nggak lah! Rakyat kita sudah cerdas.

Tapi toh masih muncul hoaks demi hoaks sampai yang terbaru ditemukannya tujuh kontainer di Tanjung Priok berisi kertas suara yang sudah dicoblos demi memenangkan Jokowi. Hoaks lagi hoaks lagi. Nggak usah pakai bikin hoaks seperti itu kenapa sih? Benar-benar memalukan. Mereka itu laksana mencuci muka sendiri dengan lumpur comberan hoaks! Aroma busung tapi hidungnya sudah tersumbat tak mampu mencium aroma busuknya diri sendiri!

Referensi pihak ketiga

Lah kertas suara saja belum dicetak oleh pihak terkait kok sudah muncul 7 kontainer sudah tercoblos lagi. Gile lo! Bikin hoaksnya kurang heboh tuh. Ketahuan lagi bohong lagi hoaks lagi! Mau dibawa ke mana negeri dan bangsa ini oleh mereka? Janganlah kita mau dibawa hidup di negeri hoaks! 

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam hormat dan doa. Salam anti hoaks. Salam peradaban kasih!***

JoharT Wurlirang, 4/1/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4303983453003056?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.