Inspiration

Begitulah Seharusnya Pergunakanlah Bibir dan Lidah untuk Mengucap Syukur Bukan Memfitnah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah kalimat inspiratif yang mestinya memberi motivasi kepada siapa saja untuk senantiasa bersyukur. Alih-alih mengucapkan kata-kata buruk dan penuh penghinaan kepada orang lain, marilah kita ucapkan kalimat-kalimat positif, terutama ucapan syukur atas segala nikmat, rejeki dan berkat yang dikaruniakan Tuhan kepada kita.

Referensi pihak ketiga

Inspirasi itu dapat kita renungkan dan timba dari Bacaan Liturgi 18 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VI khususnya dari Kitab Mazmur 50:1,8,16-17,19-21. Inilah selengkapnya nasihat rohani yang bahkan menjadi firman Tuhan kepada kita.

“Yang Mahakuasa, Tuhan Allah, berfirman dan memanggil bumi, dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya. Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapanKu? Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: “Apakah urusanmu menyelidiki ketetapanKu, dan menyebut-nyebut perjanjianKu dengan mulutmu, padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firmanKu? Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat, dan pada lidahmu melekat tipu daya. Engkau duduk, dan mengata-ngatai saudaramu, memfitnah anak ibumu. Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.” (Mazmur 50:1,8,16-17,19-21).

Referensi pihak ketiga

Nah, dari Kitab Mazmur itu, kita menimba inspirasi dan motivasi hidup rohani. Pertama, kita diajak untuk mempersembahkan puji syukur kepada Allah sebagai kurban. Kedua, jangan biarkan mulut kita mengucapkan kata-kata jahat. Ketiga, janganlah lidah kita menjadi sumber tipu daya. Keempat, janganlah memfitnah dan berkata buruk kepada sesama. Kelima, bersyukur itu membuat kita bahagia.

Referensi pihak ketiga

Demikianlah, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 17/2/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh Kitab Mazmur 50:1,8,16-17,19-21.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3315602056230433?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.