Inspiration

Diciptakan dari Tanah, Tetapi Manusia Itu Makhluk Terindah Oleh Kasih Karunia Allah, Jadi?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi dan motivasi hebatnya manusia seperti ini. Bagaimana menggunakannya untuk memuliakan Tuhan dan mengasihi sesama dan semesta?

Referensi pihak ketiga

Inilah inspirasi dan motivasi rohani tentang hakikat kemanusiaan itu di mata Tuhan. Selengkapnya diwartakan di dalam Bacaan Liturgi 02 Maret 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII khususnya Bacaan Pertama dari Kitab Putera Sirakh17:1-15. Mari kita baca selengkapnya.

Manusia diciptakan Tuhan dari tanah, dan ke sana pula ia akan dikembalikan. Manusia dianugerahi Tuhan sejumlah hari dan jangka waktu, dan diberi-Nya kuasa atas segala sesuatu di bumi. Ia dilengkapi kekuatan yang serupa dengan kekuatan Allah sendiri, dan dijadikan Allah menurut gambar-Nya sendiri. Di dalam segala makhluk yang hidup Tuhan menanam rasa takut terhadap manusia, agar manusia merajai binatang dan unggas.

Lidah, mata dan telinga dibentuk-Nya, dan manusia diberi-Nya hati untuk berpikir. Tuhan memenuhi manusia dengan pengetahuan yang arif, dan menunjukkan kepadanya apa yang baik dan apa yang jahat. Ia memasukkan mata-Nya sendiri di dalam hati manusia untuk menyatakan kepadanya keagungan karya Tuhan. Maka manusia harus memuji nama Tuhan yang kudus untuk mewartakan karya-Nya yang agung.

Tuhan masih menambahkan pengetahuan lagi dengan memberi manusia hukum kehidupan menjadi milik pusaka. Perjanjian kekal diikat-Nya dengan mereka, dan segala hukum-Nya dipermaklumkan kepada mereka. 

Mata mereka telah melihat kemuliaan Tuhan yang agung, dan suara-Nya yang dahsyat telah didengar telinga mereka. Tuhan berkata kepada mereka, “Jauhilah setiap kelaliman.” Dan masing-masing diberi-Nya perintah mengenai sesamanya. Langkah laku manusia selalu terbentang di hadapan Tuhan, dan tak tersembunyi bagi mata-Nya. (Kitab Putera Sirakh17:1-15) 

Inspirasi dan motivasi inilah yang bisa direnungkan. Pertama, meski terbuat dari tanah, manusia itu penuh berkah. Bahkan ia dimuliakan Tuhan sebab diciptakan seturut citraNya.

Kedua, manusia dianugerahi martabat luhur dengan pikiran dan hati yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Itulah sebabnya, manusia harus memuji dan memuliakan Tuhan Semesta Alam.

Terinspirasi oleh kenyataan mulia itu, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Bandara Ahmad Yani, 2/3/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh Kitab Putera Sirakh17:1-15.

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1166626229259311?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.