Inspiration

Dikunjungi Para Imam Pengurus Unio KAS, Beginilah Rasa Persaudaraan Imamat, Bagaimanakah?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Hidup itu penuh berkat bila kita bisa saling memperkuat satu terhadap yang lain dalam tekad dan semangat persaudaraan. Itulah inspirasi yang saya petik dari satu peristiwa yang akhirnya terjadi pada hari Rabu, 27/2/2019. Bahkan, kunjungan itu memperteguh rasa persaudaraan imamat di antara para Imam-Nya (dalam tradisi Gereja Katolik). Bagaimana kisahnya? Inilah jawabannya.

Referensi pihak ketiga

Sudah sejak akhir tahun 2018 yang lalu, Romo Danarto sebagai Ketua Unio Komisariat Persaudaraan Para Imam Diosesan Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyampaikan padaku mungkinkah para imam pengurus Unio KAS singgah berkunjung ke Pastoran Johannes Maria Tinjomoyo (JoharT) yang berada di dhuwur Kaligarang (Wurlirang)? Tentu saja, dengan penuh hospitalitas kujawab, “Sangat mungkin, harus, welcome dan terima kasih!” Maka terjadilah, pada hari Rabu (27/2/2019), rombongan para Imam pengurus Unio KAS yang sejak Selasa (26/2/2019) sore mengadakan pertemuan di Tahun Rohani Sanjaya Jangli Semarang, singgah di JoharT Wurlirang, tempat saya berdomisili saat ini.

Atas seijin Romo Danarto, kupersiapkan hidangan sederhana seadanya berupa makanan kecil organik. Ada jagung rebus, pisang rebus dan tahu goreng. Kusiapkan minuman teh dan kopi; yang mau minum air putih juga tersedia, tinggal tekan dispenser beres. Mau pilih yang panas, sedang atau dingin, semua ada.

Referensi pihak ketiga

Rombongan yang dipimpin Sang Ketua Unio KAS, Romo Petrus Noegroho Agoeng Pr tiba dengan suasana meriah seperti biasa karena ramah! Tawa, canda, saling goda, dalam sapa penuh cinta mengalir dalam suasana persaudaraan. Mboten pareng nesu (tidak boleh marah)! Itulah prinsipnya. Romo Otjep, Romo Hartanto, Romo Dadang, Romo Ucrit, Romo Wicak, Romo Dodit, Romo Danarto, Romo Alip, Romo Koko dan Romo Tanto – semua pakai “Pr” singkatan dari Priest atau Presbyter atau Imam Projo di belakang nama itu – dalam semangat persaudaraan rawuh ke pastoranku dan kusambut pula dalam semangat persaudaraan dalam imamat.

Kurang lebih satu setengah jam kami bercanda dalam semangat persaudaraan imamat tersebut, rombongan pun berpamitan untuk melanjutkan perjalanan. Mereka akan berkunjung ke Pastoran baru lain di Semarang, yakni mengunjungi Romo Y Sudarmadi Pr yang bertugas di Paroki dan Pastoran BSB Semarang. Rombongan bergerak mengikuti Romo Tanto yang mengantarku menuju Kampus Ungu Unika Soegijapranata, tempat saya bertugas di situ, lalu melaju ke Pastoran BSB.

Referensi pihak ketiga

Itulah kisah inspirasi dan motivasi persaudaraan imamat yang kami hidupi. Semoga semangat persaudaraan manusiawi sebagai sesama umat manusia juga terinspirasi dan termotivasi oleh semangat persaudaraan ini dengan kalimat kunci: srawung, sehat, setya lan sumadulur, mboten pareng nesu (bergaul, sehati, setia, bersaudara, tidak boleh marah).

Nah, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga sharing ini bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca sharing ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 27/2/2019 »̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1344033016493148?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.