Inspiration

Inspirasi & Motivasi Bagaimana Bisa Berada dalam Pelayanan Andurohkat Kwarda Jawa Tengah?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Memberikan pelayanan dalam rangka kebangsaan, kerukunan dan persaudaraan sejati dalam rangka terwujudnya peradaban kasih itu bisa dilakukan di mana saja serta bersinergi bersama siapa saja, tanpa diskriminasi. Bagaimanakah inspirasi dan motivasinya bahkan ketika perutusan itu ada di gerakan Pramuka? Beginilah jawabannya terinspirasi dan termotivasi dari pengalaman sederhana ini.

Referensi pihak ketiga – Bersama Kak Hernowo Budi Luhur

Pertama, pada tanggal 5 Maret 2019, bersama dengan Majelis Pembina Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) dan Dewan Kerja Daerah Provinsi Jawa Tengah, kami mengikuti pelantikan resmi. Pelantikan itu dilaksanakan di Gedung Ghradhika Gubernuran Jateng. Siapa saja yang dilantik? Pertama, yang dilantik adalah Mabida. Mabida diketuai oleh Gubernur Jateng (Kakak Ganjar Pranowo) dan pengurusnya terdiri dari Wagub (Kakak Taj Yasin) serta Forkompinda Provinsi, Kota dan Kabupaten. Maka, antara lain, ada pula Bapak Kapolda Jateng (Kakak Condro Kirono), Pangdam IV Diponegoro (Kakak Mochammad Effendi), Ketua DPRD (Kakak Rukma Setyabudi) dan para Forkompinda lainnya. Mengasyikkan bukan? Semua dipanggil Kakak. Nah, Mabida dilantik oleh Ketua Umum Kwarnas, yakni Kakak Budi Waseso. Sesudah itu, Ketua Mabida melantik Kwarda, yang Ketua Umumnya adalah Kakak Siti Atiqoh, yang kebetulan istri Kakak Ganjar Pranowo. 

Di Kwarda inilah, posisi saya turut dilantik sebagai pengurus yang disebut Andurohkat Kwarda. Andurohkat adalah singkatan dari Andalan Utama Kerohanian Katolik Kwarda Jateng. Tentu, tugasnya adalah penguatan dan peneguhan kerohanian bagi para anggota Pramuka Jateng yang beragama Katolik. Namun semua juga dilakukan dalam rangka spirit multikiltural Bhinneka Tunggal Ika sebagai warga bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. 

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kedua, bagaimana saya bisa dilantik sebagai Andurohkat Kwarda Jatenga? Beginilah proses terjadinya.

Pada tanggal 07/11/2018, pukul 08:19 saya mendapat pesan melalui WA oleh Kakak Hernowo sebagai berikut. “Selamat pagi Romo Budi. Saya Hernowo Budi Luhur dari Kwarda Pramuka Jawa Tengah. Mohon ijin menanyakan apakah Romo sudah menerima surat permohonan dari kami tentang permohonan kesediaan menjadi pengurus Pramuka di Jawa Tengah? Kalau sudah, mohon berkenan apakah sudah terisi untuk kami ambil? Mohon maaf melalui WA Romo.

Itulah kali pertama saya berkenalan dengan Kakak Hernowo. Kami memang belum saling kenal dan bahkan belum pernah saling berjumpa. Ketika pesan itu disampaikan, saya dalam posisi sedang berada di Pusat Pastoral Sanjaya Muntilan mengikuti rapat Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang. Atas pesan teesebut, saya baru bisa menjawab sekitar satu jam kemudian, 07/11/2018, pukul 09:08 WIB, “Pak Hernowo ytk., sejak Jumat saya di luar kota sampai hari ini. Mohon surat dikirim via WA njih.

Lima menit kemudian, Kak Hernowo menjawab: Siap Romo. Lalu, siangnya, pada hari yang sama, pukul 13:37 WIB, Kak Hernowo mengirimkan pesan: Seandainya Romo bersedia/tidak bersedia, mungkin surat kesanggupan bisa di foto saja dulu dan dikirimkan ke kami untuk bahan kami rapat. Terima kasih. Atas pesan itu, saya baru bisa menjawab pada pukul 14:05 WIB. Mengapa? Sebab saya harus berkonsultasi dahulu dengan Romo YR Edy Purwanto Pr selaku Vikaris Jenderal (Vikjend) – Wakil Uskup Agumg Semarang, mengingat kala itu, Mgr. Robertus Rubiyatmoko Bapak Uskup Agung Semarang sedang mengikuti rapat dan sidang KWI.

Ketika saya berkonsultasi dengan Romo Vikjend, Romo Vikjend pun secara online menyampaikan kepada Mgr. Ruby. Prinsipnya, Romo Vikjend melaporkan kepada Bapak Uskup bahwa beliau mengijinkan saya menerima “lamaran” untuk menjadi pengurus Kwarda Jateng periode 2018-2023. Inilah yang disampaikan Romo Vikjend kepada Bapak Uskup yang diforwardkan kepada saya. “Saya mau lapor. Saya menyetujui permintaan Kwarda Pramuka Jateng yang meminta secara personal (menunjuk nama) ke Romo Aloys Budi Purnomo untuk jadi Pengurus Kwarda periode 2018-2023. Saya ijinkan karena harus hari ini dijawab dan menurut saya sangat strategis. Demikian laporan saya. Nuwun.”

Berdasarkan ijin dari Romo Vikjend YR Edy Purwanto Pr selaku Wakil Uskup tersebut, maka, saya mengirim pesan via WA kepada Kak Hernowo Budi Luhur, “Pak Hernowo. Prinsipnya saya sanggup dan sudah diijinkan pula oleh Romo Vikjen KAS. Untuk surat baru bisa saya kirim nanti malam karena posisi saya masih di jalan ke Semarang.”

Referensi pihak ketiga

Begitulah, maka untuk memberi kepastian oleh sebab harus menjawab pada hari Rabu, tanggal 07/11/2018, pada pukul 14:14 WIB saya mengirimkan pesan via WA kepada Kakak Hernowo, sebagai berikut, sesuai formulir yang terkirim via WA.

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN SEBAGAI PENGURUS/ANDALAN KWARDA JAWA TENGAH MASA BAKTI 2018-2023

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama Lengkap (dengan gelar): Aloys Budi Purnomo Pr, MHum, Lic.Th

Tempat/Tanggal Lahir: Wonogiri, 14 Februari 1968

Alamat Rumah: Pastoran Unika Soegijapranata Jl. Pawiyatan Luhur IV/1 Bendan Duwur Semarang

Dengan ini saya menyatakan SANGGUP sebagai Pengurus/ Andalan Kwartir Daerah Jawa Tengah Masa Bakti 2018-2023, dengan alasan:

1. Merawat empat pilar kebangsaan bersama Pramuka.

2. Menanam dan mengembangkan semangat keberagamaan, kerukunan, persaudaraan sejati demi terwujudnya peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaannya bagi dan bersama orang muda komunitas Pramuka.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya guna memenuhi persyaratan sebagai Calon Pengurus/Andalan Kwartir Daerah Jawa Tengah Masa Bakti 2018-2023.

SEMARANG, 7 November 2018

Pembuat Pernyataan 

ALOYS BUDI PURNOMO PR, M.HUM, LIC.TH

Pada keesokan harinya, Kamis, 08/11/2018, 10:46 saya mengirimkan semua persayaratan yang dibutuhkan kepada Kakak Hernowo dengan harapan semoga segala sesuatunya bermanfaat dan sesuai harapan. Pada hari yang sama, pukul 10:55 WIB Kak Hernowo mengirimkan pesan: Jujur, kami butuh ide-ide segar untuk nilai-nilai universalitas Pramuka Romo.

Saya pun menghaturkan terima kasih kepada Kak Hernowo seraya mengabarkan bahwa saya senang bisa berkenalan dan bekerja sama dengan beliau terutama dalam rangka Pramuka. Hal itu membuat saya bernostalgia saat jadi ketua gudep waktu masih SD Kanisius Baturetno dan SMP Negeri 1 Baturetno, Wonogiri.

Begitulah, akhirnya, saya mengikuti pelantikan tersebut sesudah mendapatkan seragam Pramuka baru sebagai Andurohkat Kwarda Jateng. Saya tempatkan semua ini dalam rangka perutusan untuk melayani Pramuka sebagai komunitas yang cinta Tanah Air Indonesia dan berjuang untuk menegakkan Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Demikian, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam Pramuka. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 7/3/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2469146140147738?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.