Inspiration

Inspirasi & Motivasi Jangan Menyuap Tuhan, Taati Perintah-Nya, Itulah Kurban Keselamatan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi dan motivasi mentaati perintah Tuhan sama dengan kurban keselamatan seperti apa yang bisa direnungkan untuk kehidupan kita? Beginilah jawaban yang bisa dihayati siapa saja.

Referensi pihak ketiga

Inspirasi dan motivasi itu bisa dicerna dari Bacaan Liturgi 05 Maret 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VIII Bacaan Pertama, yakni dari Kitab Putera Sirakh 35:1-12. Mari kita baca selengkapnya.

Memenuhi hukum Tuhan itu sama dengan mempersembahkan banyak kurban, dan memperhatikan segala perintah Tuhan itu sama dengan mempersembahkan kurban keselamatan. Membalas kebaikan hati orang sama dengan mempersembahkan kurban sajian, dan memberikan derma sama dengan menyampaikan kurban syukur. Yang direlai oleh Tuhan ialah menjauhi kejahatan, dan menolak kelaliman itu sama dengan kurban penghapus dosa. 

Jangan tampil di hadirat Tuhan dengan tangan kosong, sebab semuanya wajib menuruti perintah Tuhan. Persembahan orang jujur melemaki mezbah, dan harumnya sampai ke hadapan Yang Mahatinggi. Tuhan berkenan akan kurban orang yang jujur, dan takkan melupakannya. 

Muliakanlah Tuhan dengan kemurahan, dan buah bungaran di tanganmu janganlah kausedikitkan. Bawalah pemberianmu dengan muka riang, dan dengan suka hati sertakanlah bagian sepersepuluh 

menjadi barang kudus. Berikanlah kepada Yang Mahatinggi sesuai dengan apa yang diberikan-Nya kepadamu: itupun harus dengan murah hati dan seturut penghasilanmu. Sebab Tuhan pasti membalas, dan akan membalas engkau tujuh kali lipat. 

Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab Ia tidak akan terima! Jangan menaruh harapan pada kurban kelaliman. Sebab Tuhan adalah hakim yang tidak memihak. (Kitab Putera Sirakh 35:1-12)

Inilah beberapa inspirasi yang bisa memberi motivasi untuk taat pada perintah-Nya. Paling tidak ada tiga hal ini. Semoga memberi inspirasi dan motivasi rohani.

Referensi pihak ketiga

Pertama, balaslah kebaikan hati orang dan berikanlah derma. Itulah persembahan dan kurban syukur kita. Bahkan kebaikan yang tulus tanpa pamrih menjadi kurban keselamatan sebab itu sama dengan kurban penghapus dosa. 

Kedua, Tuhan selalu berkenan pada kurban orang yang jujur. Tuhan tidak akan melupakannya. Jadi, mengapa tak mau mentaati-Nya?

Ketiga, suka cita berbagi dan mempersembahkan derma itu bagian dari iman. Bahkan Tuhan akan membalas tujuh kali lipat. Maka, tak usahlah coba-coba menyuap Tuhan! 

Referensi pihak ketiga

Nah, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 4/3/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Kitab Putera Sirakh 35:1-12

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1455527483720358?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.