Inspiration

Jangan Egois! Ayo Bekerja untuk Kebaikan dengan Siapa Saja Yang Berkehendak Baik, Mengapa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Seringkali, kita tergoda untuk bersikap eogis dan eksklusif dengan menolak lain pihak atau pihak lain yang tidak sepaham dengan kita padahal sama-sama melakukan kebaikan. Lalu bagaimana seharusnya? Inilah inspirasi dan motivasi rohaninya. Mengapa?

Referensi pihak ketiga

Inspirasi dan motivasi rohani tentang hal ini bisa ditimba dari Bacaan Liturgi 27 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII terutama dari Bacaan Injil Markus 9:38-40. Beginilah kisah selengkapnya. Mari kita baca.

Pada suatu hari Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita, mengusir setan demi nama-Mu. Lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Tetapi Yesus berkata, “Jangan kalian cegah dia! Sebab tak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia memihak kita.” (Markus 9:38-40)

Tanpa disadari, orang biasa memiliki sikap seperti Yohanes dalam Injil tersebut yang tergoda untuk bersikap eksklusif. Orang lain yang berbuat baik membuat dirinya tidak suka. Syukurlah, Yesus menyadarkan Yohanes dengan sabda yang luar biasa istimewa.

Referensi pihak ketiga

So, jangan egois! Tak boleh kita melarang orang lain yang melakukan kebaikan, siapa pun mereka. Kebaikan yang sungguh bermanfaat bagi siapa saja, dari mana pun sumbernya, dan siapa pun yang melakukannya, asal demi kebaikan dan kepentingan umat manusia, harus dihormati dan tidak boleh dilarang. Itu prinsipnya.

Dari prinsip ini, inspirasi dan motivasi rohani bisa kita kembangkan yakni mari kita rela dan ikhlas bekerjasama untuk kebaikan dengan semua orang yang berkehendak baik, meski itu berbeda dengan kita. Bahkan, bila dimungkinkan, kita tak hanya bekerja sama dengan mereka yang berkehendak baik, melainkan mengajak yang tidak berkehendak baik untuk menjadi baik, sekurang-kurangnya juga berkehendak baik.

Referensi pihak ketiga

Nah, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 27/2/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶ 

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Markus 9:38-40

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1327859443976461?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.