Inspiration

Datang Kepada Terang Kebangkitan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi ketaatan untuk datang kepada Terang Kebangkitan. Bagaimanakah? 

Referensi pihak ketiga

Jawabannya terdapat dalam Bacaan Liturgi 22 April 2019 Hari Senin Dalam Oktaf Paskah Bacaan Injil Matius 28:8-15. Mari kota baca dan renungkan khususnya ayat 1-10.

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakanNya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-muridNya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.” Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekatiNya dan memeluk kakiNya serta menyembahNya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” (Matius 28:1-10)

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Mari kita renungkan keberanian dan ketaatan para perempuan yang berangkat menuju makam Yesus. Rasakanlah kesulitan mereka saat memasuki makam yang terbuka dan kosong. Mereka terkejut, bingung dan takut, cemas dan gelisah.

Namun ternyata mereka mendapat warta bahwa makam kosong sebab Yesus Kristus bangkit. Mereka pun bergembira karena percaya. Rasakan kegembiraan mereka karena iman mereka. Mari kita bangun dengan kenyataan kebangkitan Tuhan kita. 

Sungguh, memang benar! Dia benar-benar bangkit! Alleluia! Mari kita dekati Dia dan sujud, lalu menyembah dan memeluk kaki Tuhan kita yang Pengasih dan Penyayang. Dia berkenan menjadi kekuatan kita, terang kita, dan cinta kita. Dialah Penyelamat kita!

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 22/4/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Matius 28:1-10

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/874726283002873?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.