Inspiration

Inilah Kisah Kasih Sengsara Yesus, Meski Dikhianati Yesus Tetap Mengasihi & Mengampuni (4)

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi Kisah Kasih dalam Sengsara Yesus Kristus menurut Lukas. Ada berbagai pokok permenungan yang bisa diresapkan. Inilah bagian keempat. Meski dikhianati, Yesus tetap mengasihi dan mengampuni. Lalu bagaimana?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Inspirasinya dari Bacaan Liturgi 14 April 2019 Hari Minggu Palma (Mengenangkan Sengsara Tuhan) Bacaan Injil Lukas 22:14- 23:56. Mari kita cermati.

Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api, dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka. Seorang hamba perempuan melihat dia duduk dekat api; ia mengamat-amati Petrus, lalu berkata, “Orang ini juga bersama-sama dengan Yesus!” Tetapi Petrus menyangkal, katanya, “Bukan, aku tidak mengenal Dia!” Tidak berapa lama kemudian seorang lain melihat dia lalu berkata, “Engkau juga seorang dari mereka!” Tetapi Petrus berkata: “Bukan, aku bukan soerang dari mereka!” Dan kira-kira sejam kemudian seorang lain berkata dengan tegas, “Sungguh, orang ini juga bersama-sama dengan Yesus, sebab ia juga orang Galilea.” Tetapi Petrus berkata, “Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan.”

Seketika itu juga, sementara Petrus berkata, berkokoklah ayam. Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya, “Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku.” Lalu Petrus pergi ke luar dan menangis dengan sedih.

Referensi pihak ketiga

Yesus dikhianati Yudas dan Petrus. Bedanya, Yudas berkhianat dan tamat tanpa tobat. Petrus berkhianat namun menyesal dan bertobat.

Kisah kasih dalam sengsara yang ditunjukkan Yesus tak hanya kepada Petrus yang mengkhianati dan menyangkal-Nya namun juga bagi kita saat ini. Yang terpenting adalah belajar dari Petrus, menyesal dan bertobat. Tak hanya sekali melainkan selalu dan senantiasa. Pengampunan tujuh puluh kali tujuh kali terjadi.

Dalam kisah kasih sengsara Yesus, pengampunan dan kerahiman dinyatakan tanpa batas, berlimpah ruah. Maukah selalu datang menyambut-Nya?

Referensi pihak ketiga

Bagaimana UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih. (bersambung)***

JoharT Wurlirang, 14/4/2019

BERKAH DALEM

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Lukas 22:14- 23:56

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/203341850242024?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.