Inspiration

Masih dalam Sukacita Menikmati Indahnya Laut Karya Tuhan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi sukacita yang masih mendorong rasa syukur saat berada di Banyuwangi Selatan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sesudah menikmati Pantai Teluk Ijo, kami meluncur menuju Laut Pulau Merah. Pertama, kami hendak menikmati santap siang. Kedua, tentu saja, untuk menikmati keindahan Pantai Pulau Merah.

Mas Arif yang sejak pagi menjadi local guide kami dengan menarik menarangkan dan memberi inspirasi kepada kami tentang Pantai Pulau Merah. Menurutnya, tidak semula pantai ini disebut Pantai Pulau Merah. Sebelumnya pantai ini dikenal dengan nama Pantai Ringin Pintu oleh masyarakat setempat. 

Lalu mengapa disebut Pantai Pulau Merah? Nama itu merujuk pada bukit kecil yang ada di tengah laut yang tidak jauh dari pantai itu. Tampak bahwa bukit itu memiliki tanah berwarna merah di antara hijaunya pepohonan yang tumbuh di atasnya.

Lepas dari hal-hal lain yang konon bercorak mistis, saya menikmati indahnya pantai ini. Di tepi pantai itulah kami menikmati santap siang dalam kebersamaan persaudaraan. Santap siang diawali dengan doa oleh Romo Heri. Karena itu pula maka, lauk-lauk ikan bakar yang masih ada dipersembahkan kepadanya agar tetap sehat dan gemuk hahaha.

Demikian, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Pantai Pulau Merah, 23/4/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1258975298168848?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.