Inspiration

Menimba Berkat di Gua Maria Jatiningrum Curahjati, Banyuwangi

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi di tengah perjalanan profan menikmati alam semesta terutama hutan, bukit dan laut, para Romo Projo Unio Komisariat Semarang berziarah ke Gua Maria Jatiningrum Curahjati.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Gua Maria ini merupakan salah satu tempat ziarah umat katolik yang berada di Dusun Curahjati, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi bagian selatan. Karenanya disebut Gua Maria Curahjati. Gua ini berada tidak jauh dari pantai wisata Grajagan.

Gua Maria Jatiningrum Curahjati berada di wilayah Paroki Ratu Para Rasul Curahjati, Keuskupan Malang. Paroki ini merupakan salah satu dari tiga paroki yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dua paroki lain adalah Paroki Banyuwangi dan Paroki Genteng. Konon, Gereja Paroki Curahjati merupakan salah satu cikal bakal dari Keuskupan Malang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dari sejarahnya, Gereja Curahjati berawal pada tahun 1925 saat orang-orang Katolik dari Boro, Kalibawang dan Kulonprogo datang ke wilayah ini. Bahkan terdapat catatan bahwa beberapa dari mereka adalah orang-orang Katolik yang dipermandikan di Sendangsono pada tahun 1924. Yang menarik adalah bahwa pada tanggal 12 Januari 1928 terjadilah baptisan pertama di Curahjati. Pembaptisan oleh Pastor Emanuel Stutient OCarm.

Pada tahun 1950-an, Pastur Borggreve OCarm bertugas di Dusun Curahjati sebagai Pastor di Paroki Ratu Para Rasul Curahjati. Beliaulah yang memiliki devosi kepada Bunda Maria yang kemudian melahirkan Gua Maria Curahjati ini. Bersama umat Katolik di Curahjati, ia mengangkut bebatuan dari sungai untuk membangun Gua Maria ini. Beberapa tokoh umat, seperti keluarga Van Prehn dari Glenmore dan dukungan tokoh-tokoh umat, antara lain Bapak Karto Riyadin, seorang guru agama, membantu pembangunan Gua Maria hingga mendatangkan patung dari Yogyakarta. Gua Maria Curahjati boleh dibilang merupakan salah satu buah iman umat Katolik di daerah ini. Gua ini diberkati dan diresmikan Mgr AEJ Albers OCarm pada tanggal 15 Agustus 1956. 

Saat masuk kompleks Gua Maria ini terbaca tertulis Gua Maria Waluyaning Tiyang Sakit. Ini sudah dikenal sejak sebelum diresmikan pada 1955. Selanjutnya, Gua Maria ini diganti menjadi Gua Maria Jatiningrum.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Demikian catatan singkat tentang Gua Maria Curahjati. Saya bersyukur boleh berziarah ke tempat yang disucikan ini. 

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Curahjati, Banyuwangi, 23/4/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berkunjung ke Gua Maria Curahjati

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2957048234891378?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.