Inspiration

Semangat Kuat Oleh Dorongan Kasih Namun Melemah Karena Kita Lemah, Lalu Harus Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Atas dorongan Roh Suci kita bertekad hidup baik dan suci. Namun sering terjadi pula secara manusiawi kita gagal. Lalu apa? Haruskah mencaci? Bagaimana sebaiknya?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Inilah jawabnya dalam Bacaan Liturgi 16 April 2019 Hari Selasa Dalam Pekan Suci Bacaan Injil Yohanes 13:21-33.36-38. Di sini, mari belajar dari pengalaman Petrus.

Di dalam perjamuan Paskah dengan murid-murid-NyaYesus sangat terharu, lalu bersaksi, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.”

Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain; mereka bertanya-tanya siapa yang dimaksudkan-Nya. Seorang di antara murid-murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata, “Tanyakanlah siapa yang dimaksudkan-Nya!”Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada Yesus, “Tuhan, siapakah itu?” Jawab Yesus, “Dia adalah orang, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya. “Sesudah berkata demikian, Yesus mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya, “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.”Tetapi tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Karena Yudas memegang kas, ada yang menyangka bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.

Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus, “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan, dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. Hai anak-anak-Ku, tinggal sedikit waktu saja Aku bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi ‘Ke tempat Aku pergi tidak mungkin kamu datang’ demikian pula Aku mengatakannya sekarang kepada kamu.

Simon Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, ke manakah Engkau pergi?” Jawab Yesus, “Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Kata Petrus kepada-Nya, “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!” Sahut Yesus, “Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.”

Demikianlah sabda Tuhan. Syukur kepada Allah.

Petrus mengasihi Yesus. Yesus adalah sahabatnya. Petrus pun berjanji akan melakukan apa saja untuk-Nya. Dia merasakan kekuatan cintanya dan tidak ragu untuk menyatakan bahwa dia rela mati untuk Yesus. Dia bersungguh-sungguh. 

Namun, pada malam yang sama kita tahu, Petrus menjadi pengecut yang kecut dan menyangkal Yesus. Petrus membuat pilihan yang buruk dengan menyangkal Yesus tiga kali hanya dalam beberapa jam saja.

Kadang-kadang kita merasa sangat siap untuk melakukan sesuatu demi cinta kepada Kristus. Tetapi begitu tantangan datang, kita mengalami kelemahan bahkan dosa. Bahkan pula, ada risiko menyerah pada kegagalan.

 Kita jujur mengakui sudah dan selalu membuat banyak kesalahan setiap hari. Seperti Petrus, kita pun sering gagal mengasihi Yesus. Namun seperti yang kita ketahui, pada akhirnya Petrus berhasil menjadi rendah hati dan melayani Tuhannya dengan teguh sampai mati. Ia setia kendati lemah dan selalu belajar maju setiap saat sampai wafat!

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.*** 

Griya Asisi Bandungan, 15/4/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Yohanes 13:21-33.36-38

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4138374489078144?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.