Inspiration

Tak Usah Mencela Tak Usah Menghina, Itulah Kesejatian Cinta! Siap Kalah Itu Dewasa!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi tentang introspeksi Kebenaran Tuhan di hadapan kita. Kita lemah tak mau mengaku salah ataupun kalah! Padahal itulah tanda kedewasaan!

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Yesus Kristus memberi tahu para rasul-Nya bahwa Ia memiliki banyak hal untuk dikatakan kepada mereka, tetapi tampaknya mereka belum siap untuk menerima kebenaran. Mereka tidak siap, untuk satu hal, untuk mengakui kenyataan bahwa dalam beberapa jam singkat mereka semua akan melarikan diri dari hadapan Salib, meninggalkan Kristus sendirian. 

Seringkali di antara kita pun tidak siap menerima dan mengakui Kebenaran. Apalagi Kebenaran itu menyangkut kekalahan kita. Lalu kita membuat rasionalisasi untuk tidak mau mengaku kalah. 

Lebih buruk, penolakan itu disertai sifat ofensif menyerang pihak lain curang! Ini sebetulnya merupakan sebentuk infantilisme alias sikap kekanak-kanakan orang yang mengaku dewasa namun lembek dan suka merengek lalu menyalah-nyalahkan pihak lain. Persis di sini tak ada Kebenaran sejati. Sikap ini bisa menimpa siapa saja, maka, tak usah menghakimi siapa mereka. Cukup dipahami saja sambil tersenyum penuh kasih bagi mereka! Tak usah menghina. Tak usah mencela. Itu namanya Kebenaran sejati Sang Cinta!

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 29/5/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 29 Mei 2019 Hari Biasa Pekan Paskah VI Bacaan Injil Yohanes 16:12-15

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2111373841140104?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.