Inspiration

Rasa Baru Injil: Sukacita dari Allah bagi Sesama dan Semesta

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Membaca dan merenungkan Injil hari ini, saya teringat pada Injil Matius 5:13-16. Mengapa? Menurut saya, tugas perutusan mewartakan Injil tidak bisa dilepaskan dari jatidiri baru kita oleh Kristus sebagai garam dunia. Maka, diutus mewartakan Injil sesungguhnya diutus untuk menebarkan dan menaburkan rasa baru Injil sebagai Sukacita dari Allah bagi Sesama dan Semesta.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dengan menyebut kita “garam dunia” Yesus menyatakan bahwa semua murid-Nya, semua orang yang akan disebut ‘Kristen’ selama berabad-abad, akan memiliki tanggung jawab untuk bekerja demi kasih dan memberikan rasa baru ‘ ‘Injil kepada bumi dan seisinya untuk mencerahkan seluruh dunia dengan ajaran Yesus. Sebenarnya, fungsi utama garam adalah meningkatkan kualitas rasa sedap makanan yang kita makan dengan menonjolkan rasa alami yang sudah ada dalam makanan. Garam memantik rasa baru dari yang ada menjadi lebih bermutu dan lebih sedap serta nikmat! 

Referensi pihak ketiga

Nah, dengan cara yang sama, kita dipanggil oleh Allah untuk meningkatkan dunia di sekitar kita dengan “rasa sedap dan nikmat” kehidupan Kristiani kita. Tuhan menciptakan dunia yang baik, tetapi dosa telah merusaknya. Bahkan kini telah dan sedang terjadi krisis ekologi yang dahsyat mengerikan mengancam masa depan manusia dan semesta alam lingkungan hidup kita. 

Referensi pihak ketiga

Melalui baptisan, Allah memberi kita “garam” dari kehidupan ilahi-Nya – kasih karunia kerahiman dan kasih pengampunan penebusan – sehingga, pada gilirannya, rahmat pembaptisan ini akan berkembang menjadi kehidupan kebajikan dan amal Kristiani yang dengannya kita dipanggil untuk “membumbui” lingkungan kita. Itulah rasa baru Kabar Sukacita dari Allah bagi sesama dan semesta.

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.**

JoharT Wurlirang, 11/6/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 11 Juni 2019 PW Barnabas, Rasul Bacaan Injil Matius 10:7-13.

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3678854521668669?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.