Inspiration

Yesus Kristus Mewariskan Santapan Rohani Ekaristi Suci bagi Anggota Tubuh-Nya

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah kelanjutan refleksi sederhana Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Yesus Kristus menyediakan Roti Hidup untuk para anggota Tubuh-Nya yang hidup melalui Ekaristi Suci. 

Referensi pihak ketiga

Dalam iman Gereja Katolik, Ekaristi Suci adalah santapan rohani yang disediakan bagi para anggota Tubuh Kristus, yakni Gereja-Nya baik yang masih hidup dalam peziarahan di dunia maupun yang sudah hidup dalam kebahagiaan surga. Kita akan mendekati mezbah-Nya dengan hati yang dilayakkan oleh kerahiman dan kasih-Nya. Kita belajar setia meski kita lemah dalam cinta kepada Kristus, dengan demikian memiliki “hak” untuk menerima Dia dalam Ekaristi Suci. 

Karenanya, kita perlu dan harus terus-menerus mempertobatkan hidup kita dan mendekati-Nya dalam Sakramen Tobat sebagai penebusan dosa sebelum kita menyambut-Nya sebagai putri-putra Bapa Surgawi. Dalam Liturgi Ekaristi, minimal hal itu tampak dalam beberapa adegan. 

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Adegan pertama adalah adegan tobat. Kita menyesali dosa dan kelemahan dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Kita mengakui diri sebagai pendosa yang tak layak di hadapan Bapa, Putra dan Roh Kudus. Kita mohon belas kasih kepada Kristus, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Adegan ini dilanjutkan oleh imam menjelang persembahan melalui doa saat pencampiran air dan anggur serta pencucian tangan.

Selanjutnya, adegan tobat diserukan permohonan damai dan saling berbagi tanda damai. Seruan yang sama dilakukan pada seruan kepada Sang Anak Domba Allah yang berbelas kasih dan memberikan damai. Lalu imam berdoa atas ketidakpantasan dirinya dan umat menyahut: Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang kepada saya. Bersabdalah sepatah kata saja maka saya akan sembuh!

Referensi pihak ketiga

Begitulah rangkaian doa sesal dan tobat terus dilakukan hingga kita dilayakkan menyambut Tubuh dan Darah Kristus! Itulah sebabnya Ekaristi Suci menjadi Sakramen Penebusan sebagaimana disabdakan Yesus: Inilah Piala Darah-Ku, Darah Perjanjian Baru yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini sebagai kenangan akan daku.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 23/6/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 23 Juni 2019 Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus Bacaan Injil Lukas 9:11-17

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2330432360677213?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.