Inspiration

Ditolak Oleh Sang Pembenci, Dua Orang Emosi Tapi Yesus Menjawab Begini!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sungguh unik kisah ini, yang bisa jadi juga menjadi kritik buat kita yang kadang emosi dan penuh dendam benci. Begini.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Pemotret Lulas Awi Tristanto

Bagian pertama Bacaan Injil hari Minggu Biasa XIII Lukas 9:51-62 menampilkan Yesus yang sabar dan penuh kasih di hadapan dua murid yang emosinya mendidih. Ketika hampir genap waktunya diangkat ke surga, Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem. Maka diutus-Nya beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke sebuah desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem.

Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata, “Tuhan, bolehkah kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?” Tetapi Yesus berpaling dan menegur mereka, “Kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan. Anak manusia datang bukan untk membinasakan orang, melainkan untuk menyelamatkannya. Lalu mereka pergi ke desa yang lain.

Nah, bagaimana kita? Saat berhadapan dengan orang-orang yang tidak respek pada kita atau bahkan menolak kita? Apakah kita meledak dalam emosi yang bernada tinggi? Ataukah kita tetap sabar seperti Yesus dan opsi-Nya adalah menyelematkan bukan melumatkan, membina dengan cinta menyala bukan membinasakan dengan dendam membara? Jawaban ada di kejujuran Anda!

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 30/6/2019 »̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 30 Juni 2019 Hari Minggu Biasa XIII Bacaan Injil Lukas 9:51-62

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/662831161460433?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.