Inspiration

Jangan Tidak Percaya Tapi Percayalah

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mari kita imaginasikan saat St. Thomas memandang Yesus di Ruang Atas saat para murid berkumpul dan dia ada bersama mereka. Kepada mereka dia sebelumnya bicara, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambungNya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” (Yohanes 20:25) Itu dikatakan untuk melawan warta teman-teman-Nya bahwa Yesus bangkit dan menampakkan Diri kepada mereka saat Thomas sedang tak bersama mereka. Lalu tiba-tiba Yesus muncul!

Referensi pihak ketiga

Peristiwa itu mengingatkan kita pada sabda Yesus yang lain, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengaku di hadapan Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 10:32). Kiranya, Yesus juga mengundang Thomas untuk mengambil langkah iman sesuai sabda itu. Ia dianggil meninggalkan yang ia ketahui dan menerima Kebangkitan Kristus. 

Pastinya, Thomas telah melihat Yesus saat membangkitkan Lazarus. Thomas pasti ingat semua itu. Kini, Yesus mengundangnya untuk percaya bahwa Yesus telah bangkit dan hidup selamanya. Yesus Kristus adalah Tuhan, jalan, kebenaran dan hidup. 

Kini, di Ruang Atas itu, Yesus mengundang kita pula, seperti yang dilakukan kepada Thomas, untuk percaya bahwa Yesus bangkit dan hidup dalam diri kita. Semoga, kita mengalami kehadiran-Nya yang kuat dalam hidup kita selamanya.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Melcosh, Kaliurang Yogya, 03/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 03 Juli 2019 Pesta St Thomas, Rasul Bacaan Injil Mateus 8:23-27

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/849279352585753?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.