Inspiration

Satu-satunya Masalah Yang Nyata Adalah Dosa Kita; Maka, Biarlah Tuhan Menyembuhkan Kita!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dalam Injil pada hari ini, kita berjumpa dengan Yesus yang menyembuhkan orang lumpuh seketika secara ajaib!

Referensi pihak ketiga

Kisah ini bukan isapan jempol, melainkan menjadi sebuah kesaksian yang menonjol. Pokoknya deh: dua jempol!

Mari kita baca kisah selengkapnya. Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kotaNya sendiri. Maka dibawa oranglah kepadaNya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni.” Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah.” Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu —:”Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itupun bangun lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia. (Mateus 9:1-8)

Sungguh luar biasa iman orang lumpuh dan teman-temannya itu. Mereka mencari Yesus dan semuanya hanya demi memperhatikan kondisi fisik orang lumpuh itu agar bisa disembuhkan oleh Yesus.

Referensi pihak ketiga

Akan tetapi, agaknya, meski sudah pasti bisa dilakukan oleh Yesus, namun ini bukan yang pertama dalam daftar prioritas Kristus. Alih-alih demi sekadar kesembuhan fisik dari suatu kelumpuhan, yang pertama dan utama menjadi perhatian Yesus adalah keadaan jiwa manusia. Ya, jiwa manusia yang terbelenggu oleh dosa hingga menimbulkan kelumpuhan jiwa dan raga, rohani dan jasmani, batin dan lahir, mental dan fisik.

Maka, bagi Yesus, masalah hidup fisik bukanlah masalah yang utama. Masalah yang utama disebut dengan jelas sebelum Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. Itulah yang disebut relasi yang harus dikembangkan dengan Tuhan. Yesus bersabda, “Dosa-dosamu sudah diampuni.” Sabda ini menjadi pintu masuk bagi mujizat dahsyat: kesembuhan sempurna dengan sabda berikutnya, “Bangun, angkat tempat tidurmu, dan berjalanlah!” Dan seketika orang lumpuh itu sembuh, bangun dan berjalan lalu pulang ke rumah dengan sukacita.

Makna yang sering dilupakan adalah ini. Masalah utama hidup kita adalah tentang kekudusan dan tentang menghilangkan hambatan utama menuju kekudusan yakni dosa. Jauh di lubuk hati, satu-satunya hal yang dapat melukai kita adalah hambatan dosa dan gaya hidup egoistik. Maka, mari kita memohon kepada Tuhan, agar Tuhan berkenan menyembuhkan kita semua lahir dan batin, jiwa dan raga, jasmani dan rohani.

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 04/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 04 Juli 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XIII Bacaan Injil Mateus 9:1-8

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2397995311286453?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.