Inspiration

Yesus, Mengapa Engkau Makan dengan Orang Berdosa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Orang Farisi selalu melawan Yesus. Mengapa? Salah satunya tampak dalam kisah berikut ini. 

Referensi pihak ketiga

Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-muridNya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mateus 9:9-13)

Kisah itu bisa diberi judul: Yesus, Mengapa Engkau Makan dengan Orang Berdosa?

Referensi pihak ketiga

Meminjam bahasa zaman now, maaf, tampaknya, orang-orang Farisi itu kepo, baperan tapi juga arogan. Mereka ingin menjaga status mereka aman dari gangguan. Di mata mereka, agama bukanlah sarana pencarian kebenaran demi keselamatan melainkan tujuan dengan membangun zona nyaman. Bahkan, orang Farisi menjadikan agama sebagai kedok dan cara untuk menenangkan hati nurani mereka. 

Dan itu dilakukan di bawah kedok hukum. Mereka enggan membuat beberapa tuntutan mereka sendiri bagi orang lain tapi mereka tidak mau melepaskan diri dari “zona nyaman” yang merupakan hukum lama. Mereka menolak kekudusan nyata di zaman baru yang dibawa Yesus. 

Referensi pihak ketiga

Cara hidup orang Farisi tidak pernah cukup bagi orang yang jujur ​​dari Allah, yang belajar setiap hari untuk menghadapi fakta-fakta brutal tentang siapa diri-Nya di hadapan Allah. Dalam Yesus, Allah berkenan menyatakan bahwa rahmat Tuhan akan memberdayakan kita untuk membebaskan kita dari belenggu dosa. Itulah jawaban atas pertanyaan: Yesus, mengapa Engkau makan dengan orang berdosa? Ya, karena Yesus menghadirkan wajah kerahiman Allah Bapa bagi kita para pendosa yang mau mengandalkan Dia!

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 05/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 05 Juli 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XIII Bacaan Injil Mateus 9:9-13

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1276187459252242?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.