Inspiration

Doa, Derma dan Puasa Sebagai Perayaan Rohani, Bagaimana Bisa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah refleksi tentang Doa, Derma dan Puasa Sebagai Perayaan Rohani. Bagaimana bisa? 

Referensi pihak ketiga

Momen bahgia akan tiba; hari-hari duka pun akan datang. Doa, derma dan puasa yang dijalani para murid menjadi perayaan rohani. Bahwa Gereja adalah salah satu dari persekutuan yang mempersatukan diri kita dengan Kristus yang menderita, itulah makna doa, derma dan puasa sebagai perayaan rohani.

Di dalamnya penyangkalan diri, demi kehendak Tuhan, menjadi partisipasi dalam Penebusan Kristus. Para sahabat terdekat Kristus akan berbagi kesedihannya, menderita kekurangannya, dan membuat askesenya sebagai kesaksian melalui cara hidup pengorbanan mereka. Semua demi cinta kepada Kristus, sesama dan semesta. 

Referensi pihak ketiga

Apakah kita siap untuk hidup bersama Kristus, merangkul tindakan penyangkalan diri untuk cinta jiwa dan Kerajaan-Nya? Semoga Tuhan membantu kita berlatih dalam pengabdian dan pengorbanan yang tulus. Semoga Tuhan memperbarui keinginan kita yang suci untuk mencari Dia di atas segalanya, sehingga semua yang kita miliki dalam hidup kita hanya dipersembahkan demi melayani Tuhan, sesama dan semesta dengan lebih baik dan demi memuliakan nama Tuhan semata selamanya.

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Masjid Nusrat Jahan Ahmadiyah Semarang, 06/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 06 Juli 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XIII Bacaan Injil Mateus 9:14-17

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3859077002222004?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.