Inspiration

Inilah Paradoks Kasih Yesus Kristus, Bagaimana Jawabanmu?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah Paradoks Kasih Yesus Kristus, Bagaimana jawabanmu?

Referensi pihak ketiga

Paradoks utama dari kehidupan Yesus adalah bahwa Dia sangat mencintai kita sehingga Dia rela mengalami kengerian penyaliban untuk menebus kita dan memberi kita kesempatan untuk selamat. Memang, Dia juga tahu kelemahan kita. Dia tahu bagaimana hati manusia bisa berubah-ubah. “Yesus tidak akan memercayai dirinya sendiri kepada mereka karena dia tahu semuanya, dan tidak perlu orang untuk bersaksi tentang sifat manusia. Dia mengerti dengan baik” (Yohanes 2: 24-25). 

Yesus Kristus tidak pernah menjanjikan kehidupan yang nyaman kepada para pengikut-Nya. Namun Dia tahu apa yang membuat kita dewasa dalam cinta. Cinta memerlukan pengorbanan. Pengorbanan memurnikan kita. Pengorbanan memuliakan kita. 

Referensi pihak ketiga

Cinta tanpa pengorbanan adalah khayalan belaka. Mencintai berarti berbagi dengan rasa sakit orang lain. Demikian pula, jika kita menutup diri kita untuk kesenangan Allah, kita tetap terjebak dalam keremangan kita. 

Dapatkah kita menerima penderitaan untuk Kristus sebagai cara untuk keluar dari kepompong kenyamanan kita? Dengan demikian kita terbang bebas laksana kupu-kupu penuh sukacita!

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Borobudur, 12/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 12 Juli 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XIV Bacaan Injil Mateus 10:16-23

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2908093754996742?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.