Inspiration

Sutra Berkah Yang Utama, Itulah! Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih.Tiga orang Bhikkhu mendaraskan Mang(g)ala Sutta. Apa isinya? Mari kita cermati bersama.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Selengkapnya dalam bahasa aslinya serta terjemahannya, inilah Mangala Sutta selengkapnya. Inilah yang dilantunkan dengan indah dalam keheningan Indonesia Tipitaka Chanting di Lapangan Lumbini, Candi Borobudur, 12/7/2019.

Orisinil

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr saya screenshot dari tels yang dibagikan kepada kami semua, 12/7/2019

Mari kita resapkan edisi bahasa Indonesianya bait demo bait.

Tidak berkumpul dengan yang tidak bijaksana, Berkumpul dengan yang bijaksana, Mmberi hormat kepada yang layak dihormati. Inilah berkah utama

Hidup di tempat yang sesuai Berkat jasa-jasa dalam hidup yang lampau. Menuntun diri ke arah yang benar Itulah berkah utama.

Memiliki pengetahuan dan ketrampilan, Terlatih baik dalam tata susila. Ramah tamah dalam ucapan. Itulah berkah utama.

Membantu ayah dan ibu, Menyokong anak dan istri Bekerja bebas dari pertentangan. Itulah berkah utama.

Berdana dan hidup sesuai dengan Dharma Menolong sanak keluarga Bekerja tanpa cela Itulah berkah utama.

Menjauhi, tidak melakukan kejahatan Menghindar dari minuman keras Tekun melaksanakan Dharma Itulah berkah utama

Selalu menghormat dan rendah hati Merasa puas dan selalu berterima kasih Mendengarkan Dharma pada saat yang tepat Itulah berkah utama

Sabar, rendah hati bila diperingatkan Mengunjungi para pertapa Membahas Dharma pada saat yang tepat Itulah berkah utama

Bersemangat dalam menjalankan hidup suci Menembus Empat Kesunyataan Mulia Serta mencapai Nibbana Itulah berkah utama

Meski tergoda hal-hal duniawi Namun bathin tidak tergoyahkan Tiada susah, tanpa noda, penuh damai Itulah berkah utama

Karena dengan mengusahakan hal-hal itu Manusia tak terkalahkan di mana pun juga Serta berjalan aman ke mana juga Itulah berkah utama

Semoga kita semua dapat mewujudkan berkah utama itu dalam lehidupan kita. Sabe satta bawantu sukitata. Namo buddhaya, semoga segala makhluk berbahagia.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Lapangan Lumbini, Candi Borobudur, 12/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi mengikuti Tipitaka Chanting di Borobudur, acara masih berlangsung hingga Minggu Sore (12-14/7/2019)

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1052258007024335?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.