Inspiration

Bahagia Bukan Karena Menumpuk Harta, Melainkan Membagikannya, Bagaimana? Inilah Jawabannya

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Bahagia bukan karena menumpuk harta, melainkan membagikannya. Bagaimana bisa? Inilah jawabannya.

Referensi pihak ketiga

Inilah mantra kontemporer orang kaya yang bodoh yang datang kepada Yesus: “Makan, minum, dan foya-foya, leha-leha istirahat nikmat!” Dewasa ini pun, masih banyak orang menjalani kehidupan seperti orang kaya yang bodoh dalam Injil hari ini. 

Yesus mengingatkan kita dengan perumpamaan-Nya bahwa dorongan untuk menimbun kesenangan material, atau keamanan semu demi diri sendiri itu memiskinkan jiwa kita! Orang kaya yang bodoh menyangka bahwa dengan menumpuh harta, ia akan bahagia! Baginya, kebahagiaan diukur dengan membuat lumbung yang lebih besar dan menumpuk harta yang lebih banyak! Ia mengira bahwa dengan meningkatkan kapasitasnya untuk kesenangan materi, ia akan lebih bahagia. 

Tapi ternyata, bagi Yesus, itu hanya ilusi. Maka pertanyaannya: Apakah yang benar-benar akan membuat kita bahagia? Kebahagiaan tak diukur dengan kekayaan materi melimpah yang tidak menjadi berkah, apalagi bagi kaum papa miskin dan lemah!

Referensi pihak ketiga

Untuk bahagia, janganlah memperbesar lumbung materi, melainkan perbesarlah lumbung jiwa yang berbelas kasih dalam kemurahan hati! Perbesarlah hati yang kian rindu berbagi kasih kepada yang tersisih dan ditimpa hidup sedih! 

Inilah kegelisahan St. Agustinus yang berseru bahwa jiwanya tidak akan pernah beristirahat dengan damai sebelum berjumpa Tuhan Sang Maha Cinta, yang mengasihi kita dan menemukan kita dengan kerahiman-Nya. 

Ya Yesus Kristus, begitu sering kami menemukan mata kami memandang hal-hal baik di dunia ini lebih sebagai tujuan daripada sarana untuk berjumpa Dikau dan sesama. Kami harus selalu menjaga prioritas bahwa Engkaulah yang pertama dan barulah kemudian yang lainnya, karena semua itu menuntun kami kepada-Mu. Berilah kami kebijaksanaan untuk menyadari bahwa hidup ini singkat dan harus dijalani hanya untuk-Mu saja dengan mengembangkan semangat berbagi kepada siapa saja yang membutuhkan perhatian kami.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 0​4​/8/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 0​4​ Agustus 2019 Hari ​Mingg ​Biasa​ XVIII​ Bacaan Injil ​Lukas 12:13-21

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2558601721099943?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.