Inspiration

Beranikah Kita Menolak Undangan-Nya untuk Bahagia?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Betapa berani kita tidak menerima undangan-Nya untuk bahagia?! Tuhan mengundang kita untuk menerima secara bebas hadiah persatuan dengan-Nya. Itulah panggil kita. Tapi kita bisa menggunakan kebebasan kita dengan buruk dan tidak menerima satu-satunya hal yang memang bisa membuat kita bahagia. 

Referensi pihak ketiga

Ini terjadi ketika kita melupakan Tuhan, tidak lagi memberinya pemujaan dan cinta yang layak untuk Dia sebagai Pencipta dan Bapa kita. Kita lantas menempatkan diri kita di tempat pertama, dan menjadi satu-satunya kriteria untuk keputusan dan tindakan kita tanpa Tuhan. 

Referensi pihak ketiga

Bagian ini membantu kita mengingat jenis kebebasan yang kita miliki. Kita tidak memiliki kebebasan absolut. Kita tidak dapat memilih apa yang menjadi tujuan kita lepas dari kehendak-Nya. Hanya Tuhan yang menjadi tujuan kita. Kebebasan kita terbatas dan terdiri dari kebebasan untuk memilih cara yang paling efektif membantu kita mencapai tujuan itu.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut kamu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 22/8/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 22 Agustus 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XX PW SP Maria, Ratu Bacaan Injil Mateus 22:1-14

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2257432292591129?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.