Inspiration

Jangan Salah Sangka Ini Bukan Diskriminasi Tapi Kemurahan Hati, Sekali Lagi Kemurahan Hati

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Bacaan Injil hari ini yang bertema kemurahan hati tanpa diskriminasi memang mudah disalahpahami. Kita kadang mengharapkan lebih dari yang pantas bagi diri sendiri. 

Ada yang bertanya kepada saya, dari sudut pandang manusiawi, situasi Injil ini dianggap tidak adil dan justru diskriminatif. Siapa pun yang bekerja lebih banyak harus menerima lebih banyak daripada mereka yang bekerja lebih sedikit. Itu alasan spontannya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Akan tetapi, jangan lupa bahwa sudah terjadi kesepakatan kontrak sejal awal tentang upah satu dinar sehari. Nah, kita cenderung lupa bahwa dalam hal spiritual, semuanya adalah hadiah dan anugerah. Tidak ada sifat kita yang dapat menuntut anugerah. 

Tuntutan iman kita bukanlah “pertolongan” yang kita lakukan untuk Tuhan, tetapi kewajiban eksistensial. Itulah sebabnya Kristus mengingatkan kita, “Ketika kamu telah melakukan semua yang kamu perintahkan, katakan, ‘Kami adalah hamba yang tidak menguntungkan; kami telah melakukan apa yang wajib kami lakukan ‘”(Lukas 17:10). Ini menjadi perspektif untuk membaca Injil hari pula.

Bagaimana menurut kamu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 21/8/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 21 Agustus 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XX PW S. Pius X, Paus Bacaan Injil Mateus 20:1-16a

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2729190872295254?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.