Inspiration

Mengapa Ada Hukum Persepuluhan, Tapi Gereja Katolik Tidak Menerapkannya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Ada yang bertanya kepada saya: Mengapa dalam Perjanjian Lama adalah perintah per(se)puluhan dan mengapa Gereja Katolik tidak menerapkannya? Inilah salah satu jawabannya, yang saya renungkan.

Referensi pihak ketiga

Ketika Allah memerintahkan umat-Nya untuk memberi per(se)puluhan, itu adalah agar mereka mau mengakui bahwa Allah sendirilah sumber dari semua karunia dalam kehidupan mereka. Itu menjadi pengakuan di pihak mereka bahwa semua yang mereka miliki adalah dari Allah dan bahwa hukum-Nya adalah jalan menuju keselamatan. 

Namun menjadi mudah bagi orang Israel kuno untuk jatuh ke dalam legalisme. Mereka melupakan tujuan sebenarnya dari per(se)puluhan. Mereka mengamati surat hukum dan lupa arti hukum yakni mengakui kedaulatan Allah. 

Referensi pihak ketiga

Pada akhirnya, semua milik kita, dan semua milik kita adalah milik Allah. Kita harus menggunakan talenta, bakat, kekayaan, dan harta milik kita semua untuk-Nya dan Kerajaan-Nya. Maka, bukan hanya persepuluh yang harus dikembalikan kepada Allah sebagai persembahan melainkan seluruhnya. Seratus persen dalam keikhlasan darma bakti pelayanan.

Bagaimana menurut kamu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 27/8/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 27 Agustus 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XXI PW S. Monika Bacaan Injil Mateus 23:23-26

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1429423778094637?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.