Inspiration

Meretas Bahaya Kematian Mewartakan Budaya Kasih dan Kehidupan Seperti Yesus!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Budaya kasih, budaya menyelamatkan kehidupan. Bagaimanakah?

Referensi pihak ketiga

Mari kit renungkan bahwa dalam hidup ini ada bahaya kematian dan budaya kehidupan. Penghakiman orang-orang Farisi membuat mereka mengkritik Yesus sampai-sampai mereka menjadi geram. Karena selalu gagal dalam mencari kesalahan Yesus, akhirnya, mereka jengkel, geram, marah dan bahkan merencanakan untuk membunuh Yesus. 

Mereka tidak peduli tentang keadaan orang-orang yang sudah dilayani dan disembuhkan Yesus. Yesus mengucapkan sabda dan mewartakan budaya kehidupan . Budaya kehidupan ditandai kerahiman. Yesus memperkaya hidup melalui penyembuhan. 

Referensi pihak ketiga

Kita harus belajar dari Yesus bagaimana menjadi mercusuar cahaya dan kehidupan di tengah bahaya egoisme dan bahkan kematian yang memecah belah hidup kita. Sebagai gantinya kita diundang mewartakan budaya kehidupan dan kerahiman, penyembuhan dan pengampunan!

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

Candi Gedong Songo, Sumowono, 9/9/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 09 September 2019 Pekan Biasa XXIII Bacaan Injil Lukas 6:6-11

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/438437803505970?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.