Art Inspiration National

DRAMA MUSIKAL MARIA Untuk Rumah Sepuh

Banyak jalan menuju Roma. Demikian pepatah mengatakan, banyak cara untuk mencapai tujuan. Begitu pula apa yang diusahakan oleh umat demi mendukung terwujudnya Rumah Sepuh bagi Rama Adi Yuswo di kompleks Seminari Tinggi St Paulus Kentungan Yogyakarta yang sedang dalam taraf pembangunan. Drama Musikal Maria atau DMM, demikian satu usaha untuk merealisasikan rumah sepuh tersebut.
DRAMA Musik Maria ini menampilkan Mgr Robertus Rubiyatmoko, para rama dan frater Seminari Tinggi Kentungan sebagai pemeran. Bapa Uskup akan berperan sebagai Simeon. Para rama tampil dalam aneka peran. Sedangkan para frater selain berperan sebagai 12 rasul, juga membuka DMM dengan menyanyikan lagu request dari Mgr Ruby yaitu Ave Maria, karya Johann Sebastian Bach dan Charles Gounod.“Sebagai pemeran utama untuk Yesus dewasa adalah penyanyi Bayu Risakotta. Dan Yesus kecil diperankan oleh Hugo siswa kelas 6 SD PL Bernardus Semarang. Pemeran Maria dewasa adalah artis Lisa A Rianto. Dan pemeran Maria muda adalah Rere siswi kelas III SMP PL Dominico Savio Semarang,” papar Bernadette N Janti ketua panitia DMM.

Drama Musikal Maria berkisah tentang perjalanan hidup Bunda Maria sejak menerima kabar dari malaikat Gabriel hingga sampai memangku jenazah Yesus.

Latarbelakang pentas DMM ini, menurut Janti, bentuk kepedulian umat terhadap para rama sepuh yang sudah purna karya dan belum memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pentas DMM ini ingin memperkenalkan lebih jauh sosok Bunda Maria sejak menerima kabar sukacita sampai Yesus wafat di kayu salib. Dan tujuan dari semua ini adalah ingin mengajak umat untuk terlibat secara aktif dan peduli dengan berdonasi bagi pembangunan rumah sepuh rama.Hal senada diungkapkan ekonom KAS Rama Ignasius Aria Dewanto, “Melalui drama musikal Maria ini kita menjaring dan melibatkan umat, baik mampu maupun cukupan untuk ambil bagian menurut kerelaan dan kemampuan masing-masing. Tidak hanya menyumbang DMM-nya namun juga bisa langsung menyumbang untuk pembangunannya.”Naskah drama musikal Maria ini diambil dari naskah film ‘Di Mataku’ yang ditulis oleh Rama Petrus Agoeng Noegroho Pr (ketua Unio KAS, sekaligus ketua pembangunan rumah sepuh). Dengan sutradara Jatmiko dari Paroki Evangelita Kudus, yang dibantu oleh Kunthi dari Paroki St Maria Fatima Banyumanik. Dan diiringin oleh 34 personil dari Java Orkestra.“Jika settingan naskah Rama Agoeng itu berlatarbelakang masa kini dan lebih ngepop, maka naskah DMM ini nantinya berlatarbelakang  sesuai dengan zamannya,” ungkap Janti.Drama musik ini akan pentas di 3 kota, yaitu Yogyakarta (10 Oktober 2019), Semarang (13 Oktober) dan Jakarta (19 Oktober). Dengan target penonton di Yogyakarta 2.576, di Semarang 1.944, di Jakarta 2.500. Harga tiket yang ditawarkan adalah Silver (75K), Gold (150K), Platinum (300K), Diamond (500K), dan Ultima (1000K). Dari pentas di 3 kota ini diharapkan tercapai donasi sebesar Rp 5M untuk membantu pembangunan rumah sepuh dengan total biaya Rp 20M.Pada kesempatan ini panitia mengajak seluruh umat KAS untuk mendukung pembangunan rumah adi yuswo dengan menonton DMM. Pemesanan dapat melalui Hotline Ticket: 0822.4112.3345. Dan bagi yang tergerak berdonasi melalui rekening: Keuskupan Agung Semarang, Norek 009 629 1111 – BCA KCU Pemuda Semarang. # Elwin

Sumber https://www.salamdamai.org/2019/08/drama-musikal-maria-untuk-rumah-sepuh.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.