Inspiration

Tak Usah Gundah Bila Orang Menganggapmu Rendah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih.​ ​Seberapa sering kita tersinggung oleh bagaimana orang lain memperlakukan kita, oleh kurangnya rasa terima kasih, rasa hormat, atau penghargaan? Betapapun dibenarkan reaksi sensitivitas kita, apa yang menjadi akar keluhan kita adalah ke​sombongan​ kita​. 

Referensi pihak ketiga

​Kita mesti keluar dari kondis​i kita​ yang ​seperti itu.​ ​T​idak ​perlu ​melihat diri​ sendiri ​lebih dari ​sesama​ dan mengharapkan lebih banyak rasa hormat dari semua orang – termasuk Tuhan. ​Di hadapan Tuhan, ​kita hanyalah makhluk yang miskin, mungil, dan tergantung. Dari ​D​ia​lah​, ​kita menerima semua yang ​kita butuhkan. 

Referensi pihak ketiga

Bagaimana ​kita bisa meminta sesuatu dari​-N​ya? Lebih buruk lagi, bagaimana ​kita bisa mengeluh ketika menyadari bahwa ​kita adalah orang berdosa yang tidak tahu berterima kasih yang telah menyangkal hak dan kasih Pencipta? Maka, jadilah orang yang iklhas!

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika, 1​2​/11/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 1​2​ November 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XXXII PW ​Yosafat, Uskup ​dan Martir,​Bacaan Injil Lukas 17:​7-​1​0

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/587408389552994?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.