Inspiration

Berdoa dalam Keheningan Yang Suci, Itulah Kebiasaan Yesus. Bagaimana Kamu dan Aku?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tempat yang Sepi dan Sunyi untuk Berdoa kepada Bapa, itulah pilihan Yesus. Yesus mencari tempat yang sepi, bukan untuk menyendiri, tetapi untuk berdua saja dengan Bapa-Nya, Allah Yang Maha Kuasa. Ada perbedaan antara kesepian dan kesendirian. 

Referensi pihak ketiga

Kesepian mencerminkan jiwa yang merasa terputus dari kekayaan hubungan. Ini berbicara tentang kerinduan hati akan persekutuan yang bermakna, yang dengannya kita diciptakan. 

Referensi pihak ketiga

Kesendirian mencerminkan jiwa yang berusaha untuk melarikan diri dari kebanyakan tuntutan yang memperjuangkan perhatian seseorang. Kesendirian mencari kesederhanaan, satu hal saja, untuk menjadi sumber dari semua makna dan persekutuan – Allah. Adalah baik untuk mendengarkan apa yang menarik perhatian kita dan memeriksa apakah kita “pergi ke tempat sepi” cukup sering untuk memfokuskan kembali dan mengisi kembali cadangan kita.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 15/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 15 Januari 2020, Rabu Hari Biasa Pekan Biasa I, Markus 1:29-39

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4151641675386437?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.