Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Menurut Ex Corde Ecclesiae (ECE), Unika harus peka kepada situasi dan peristiwa aktual yang terjadi di masyarakat. Hal-hal yang terkait dengan martabat kehidupan manusia, penegakan keadila, perlindungan alam, usaha menciptakan kedamaian dan stabilitas politik harus menjadi perhatian dalam konteks penelitian, pengajaran dan pengabdian (bdk. ECE No. 32). Lalu apa yang kami coba buat bersama dengan Campus Ministry?

Hari Senin (12/2/2018), pukul 12.00 – 12.30 WIB, dalam Misa Harian di Kapel St. Ignatius Unika Soegijapranata Semarang kami persembahkan intensi solidaritas bagi para korban kekerasan yang terjadi di negeri ini. Meski tidak banyak yang ikut, namun, kami percaya, doa yang kami persembahkan itu menjadi berkat bagi umat dan masyarakat.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dalam Misa Harian itu, kami berdoa untuk HR Prawoto dan KH Emon Umar Basri yang menjadi korban penganiayaan di Jawa Barat; untuk seorang biksu yang mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari warga setempat di Tangerang; dan untuk Romo Karl Edmun Prier SJ, Bapak Budijono, Aiptu Munir, dan Martinus Parmadi Sudiantara yang menjadi korban kekerasan di Gedog Yogyakarta. Hanya doa yang bisa kami persembahkan.

Kami berdoa juga bagi bangsa kita agar tetap dijaga dan dilindungi Tuhan Yang Maha Esa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengubah sikap orang-orang yang bermusuhan menjadi orang-orang yang bergandengan tangan dalam kasih. Semoga semua orang di mana pun diberkati dan berani menjadi tanda damai sejahtera dan pengampunan.

Yang jelas, sebagaimana diajarkan dalam ECE 37, kami belajar menjadi warga Unika yang dalam cara sederhana meningkatkan makna solidaritas dalam masyarakat dan dunia. Ya, kami hanyalah kawanan kecil di tengah rimba ribuan warga komunitas yang hendak belajar bukan hanya demi target akademik, ilmu, dan nilai, melainkan demi iman dan amal.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Semoga dengan cara sederhana itu, kami boleh menghayati pesan ECE bagi Unika yang berilmu, beriman dan beramal. Semoga bukan hanya berteori dalam kekeringan nurani dan mencari keuntungan, melainkan juga berpraktik dalam kesederhanaan dan ketidakberartian kami ini.

Mohon maaf, semoga bermanfaat. Sekali lagi, semoga para korban kekerasan dari berbagai agama (Buddha, Islam dan Katolik) yang baru-baru ini terjadi, diberi kekuatan dan pemulihan. Semoga aparatus negara yang terkait memberikan perhatian dan ketegasan. Kami tidak akan pernah takut menghadapi kekerasan dan ketidakadilan, sebab itu perjuangan seluruh rakyat dan bangsa ini.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Terima kasih kepada rekan-rekan Tim Campus Ministry Unika Soegijapranata. Terima kasih kepada para peserta Misa Harian di Kampus. Tuhan memberkati!***

Sumber: refleksi pribadi. Foto-foto adalah kawanan kecil peserta dan peminat Misa Harian di Kampus Unika yang turut serta dalam Misa Harian dengan intensi untuk para korban kekerasan.

Sumber https://c.uctalks.ucweb.com/detail/f6d8ac28e12a443e9464ff4f70cfcb9e?lang=indonesian&uc_param_str=dnnivebichfrmintcpgieiwidsudsvssnwpflamt&stat_entry=personal&entry1=shareback1&entry2=page_share_btn&comment_stat=1&uc_news_item_id=2567531133763521