Tulisan ini berisi kisah kasih dalam srawung bersama orang muda lintas agama di empat kota yang terjadi sepanjang tahun 2017 yang lalu. Saya pribadi mengalami betapa indahnya kisah kasih dalam srawung bersama dan di antara orang muda lintas agama yang akan kutuliskan ini. Di mana dan seperti apa?

Sumber Pihak Ketiga IMTV NEWS dipublikasikan tanggal 7 Maret 2017 berisi berita Srawung Orang Muda Lintas Agama di Semarang (5/3/2017).

Kami, Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Kom HAK KAS, Katolik), bekerjasama dengan berbagai komunitas dan para pemuka agama (Islam, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Kristen) menyelenggarakan peristiwa srawung. Srawung adalah perjumpaan dalam suka maupun duka demi menghadirkan persaudaraan yang saling menghormati dan menghargai satu terhadap yang lain.

Kisah kasih dalam srawung bersama orang muda lintas agama kami bingkai dalam bentuk ekspresi seni dan budaya dalam keberagamaan agama, budaya, dan seni serta kreativitas. Dalam srawung itu, kami juga melakukan edukasi, selebrasi dan aksi.

Srawung Orang Muda Lintas Agama yang dibingkai dalam Srawung Kebangsaan di Muntilan. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Edukasi berisi tentang penguatan hidup bersama sebagai warga bangsa Indonesia. Tekad untuk hidup saling mengasihi sesama meski saling berbeda, dalam sikap hormat dan menghargai menjadi isi edukasi. Kita bangga menjadi sesama warga bangsa Indonesia.

Selebrasi menjadi ekspresi kisah kasih dalam srawung. Masing-masing komunitas yang beragam menampilkan kreativitas seni dan budaya sesuai dengan kekhasannya, juga dari sisi agama dan suku maupun budaya. Ada tarian, ada nyanyian, ada musik, ada kebersamaan.

Srawung Orang Muda di Surakarta, di Balai Kota Pemkot Surakarta (23/4/2017). Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Aksi dilakukan sebagai ungkapan kepedulian dan mengembangkan semangat berbagi kepada yang membutuhkan. Ada aksi donor darah. Ada aksi berbagi rejeki bagi yang berkekurangan. Ada aksi solidaritas bagi yang menderita.

Semua itu nyata terjadi di empat kota, yakni di Semarang, di Solo, di Yogyakarta dan di Muntilan. Di Semarang dilaksanakan di halaman Balai Kota Pemkot Semarang, pada hari Minggu, 5 Maret. Di Solo dilaksanakan di Pendopo Ageng Pemkot Surakarta, pada hari Minggu, 23 April. Di Yogya dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Juli di Plaza Ngasem (dengan tajuk Srawung Anak Bangsa). Di Muntilan dilaksanakan di aula Gereja Muntilan, tanggal 28 Oktober dan di Lapangan Kauman tanggal 29 Oktober (dengan tajuk Srawung Kebangsaan). Semua terjadi di tahun 2017 yang lalu.

Orisinil Sumber youtube Presiden Musikindo. Dipublikasikan tanggal 22 Juni 2017 sebagai persiapan untuk Srawung Orang Muda Lintas Agama di Yogyakarta yang bertajuk Srawaung Anak Bangsa.

Pengalaman bekerjasama menyelenggarakan kisah kasih dalam srawung sungguh indah dan membahagiakan. Kisah kasih dalam srawung orang muda lintas agama ini kisah nyata yang mestinya menginspirasi siapa saja bahwa hidup bersama yang rukun bersatu itu tanggung jawab kita bersama. Ribuan orang muda terlibat aktif di dalamnya dari kota ke kota dengan segala keunikannya.

Srawung Orang Muda Lintas Agama di Semarang. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Itulah sekilas kisah nyata yang menginspirasi kami semua untuk selalu maju dalam kebersamaan dengan penuh kasih sayang satu terhadap yang lain. Itulah yang selalu kami syukuri sebagai pengalaman berharga dan memperteguh persaudaraan di antara kami, di antara kita, dan semoga di antara siapa saja di negeri.

Srawung Anak Bangsa di Plaza Ngasem sebagai implementasi Srawung Orang Muda Lintas Agama di Yogyakarta. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saya sebagai Ketua Komisi HAK KAS sangat berterima kasih atas kerja sama yang bagus yang terjadi sepanjang tahun 2017 yang lalu., Hal itu menginspirasi kami untuk terus mengembangkan semangat persaudaraan melalui kisah kasih dalam srawung di tahun 2018 ini dan di masa mendatang untuk seterusnya.

Sungguh indah mengalami kisah nyata kisah kasih dalam srawung bersama orang muda dalam keberagaman yang memperkaya. Dan di antara kami, sampai hari ini, masih terus menjaga komunikasi dan tali silaturahmi indahnya kisah kasih dalam srawung tersebut. Semoga terus berlanjut!***

Sumber: refleksi pengalaman pribadi sebagai inisiator untuk Srawung Orang Muda Lintas Agama bersama Tim Kom HAK KAS dalam kerjasama dengan berbagai komunitas. Peristiwa Srawung ini juga terpublikasi di berbagai media baik cetak maupun online sebelum dan sesudah acara dilaksanakan, antara lain di kompas.com dan id.beritasatu.com (investor daily).

Sumber https://c.uctalks.ucweb.com/detail/f011339883bf4a9c91e8d850dc78ffa9?lang=indonesian&uc_param_str=dnnivebichfrmintcpgieiwidsudsvssnwpflamt&stat_entry=personal&entry1=shareback1&entry2=page_share_btn&comment_stat=1&uc_news_item_id=2158233962078255