Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Renungan tentang kasih, persahabatan dan persaudaraan sejati membuatku ingat pada ungkapan inspiratif yang pasti sudah kamu kenal dan hafal. Lebih baik menyalakan lilin kecil daripada mengutuk kegelapan. Mungkinkah? Seperti apa persisnya dan apa maknanya?

Referensi pihak ketiga

Pertama, konon, ada yang menyebutkan, ungkapan itu berasal dari pepatah dalam bahasa Inggris: It’s better to light a candle than to curse the darkness. Sementara orang menghubungkan pepatah ini dengan John F. Kennedy. Pepatah ini muncul pertama kali di media cetak oleh Menteri Inggris Wesleyan William Lonsdale Watkinson dalam The Supreme Conquest (1907). Lalu Peter Benenson, pengacara Inggris dan pendiri Amnesty International, menghadirkannya secara publik pada Hari Hak Asasi Manusia, 10 Desember 1961 dengan simbol lilin yang dilingkari kawat berduri. (Sumber: www.phrases.org.uk).

Referensi pihak ketiga

Kedua, selanjutnya, ungkapan itu juga dibaca dalam konteks prinsip rohani. Kegelapan adalah lambang kejahatan. Kejahatan laksana kegelapan tak usah dikutuk melainkan diterangi dengan sinar cahaya, kendati pun hanya oleh cahaya sebatang lilin kecil. Maka, jauh lebih baik untuk menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. (Sumber: idem).

Ketiga, nah, menurutku dalam konteks inilah maka kasih dan persahabatan yang kualami bersama dengan rekan-rekan Pelita (Persaudaraan Lintas Agama) bisa dicerna. Di tengah carut-marut kehidupan yang kerap dibelenggu oleh kegelapan dalam rupa ujaran kebencian, intoleransi dan kekerasan, kehadiran Pelita sebagai komunitas menjadi laksana pelita dalam realitasnya. Lebih baik menyalakan dan menjaga nyala pelita daripada mengutuk kegelapan.

Referensi pihak ketiga

Itulah yang layak disyukuri dalam peristiwa rohani maupum komunitas manusiawi. Bahwa ada orang-orang muda yang mau menjadi bagian dari Pelita untuk membawa cahaya dalam kehidupan bersama di tengah keberagaman, bagiku, itu sudah menjadi bentuk nyata menyalakan pelita di tengah gulita! Semoga pula, kehadiran mereka menginspirasi dan memotivasi siapa saja untuk membangun peradaban kasih bagi kota semua. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Kereta Api Ambarawa otw to Lamongan, 28/4/2018

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber https://c.uctalks.ucweb.com/detail/853de6f8dde3434d83dbd597b0e4d1cd?lang=indonesian&uc_param_str=dnnivebifrmintcpgieiwidsudsvssnwpflamtch&stat_entry=personal&entry1=shareback1&entry2=page_share_btn&comment_stat=1&uc_news_item_id=2945019150690908