Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Menjadi kuat dan tegar secara rohani itu penting! Kuat dan tegar secara rohani menginspirasi dan memotivasi hidup untuk setia berkarya dan melayani sesama kendati kita mengalami banyak tantangan dan cobaan. Bagaimana caranya?

Referensi pihak ketiga

Pertama, jangkarkan hidupmu dalam pengharapan sebab hidupmu laksana perahu yang sedang berlabuh agar tenang dan teduh. Sauh kehidupan yang tertancap di tepian keheningan doa dan penharapan berakar mendalam di dalam Tuhan. Begitulah kamu menjadi pribadi yang kuat dan tegar secara rohani siap mengarungi samodera kehidupan yang penuh gelombang dan badai.

Referensi pihak ketiga

Kedua, kekuatan dan ketegaran hidup yang tertancap bagai jangkar nyambung dengan kesetiaan Tuhan yang juga laksana jangkar yang tertanam kokoh oleh terjangan badai kehidupan yang paling dahsyat sekalipun. Dalam jangkar kesetiaan Tuhan kita pun bertumbuh kuat tak mudah tumbang oleh hinaan sebaliknya akan menghasilkan buah kegembiraan dalam kerendahan hati yang tak terbang oleh pujian.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, pribadi luat dan tegar secara rohani tak pernah menyisakan sumpah serapah apalagi kebencian, iri dan dendam. Ia tetap kokoh dalam pengharapan, subur dalam karya pelayanan, dan berkobar oleh kasih kendati harus disertai luka dan derita. Namun luka dan derita itu menjelma menjadi bahagia yang menyelamatkan, tak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi siapa saja yang sanggup mengerti.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JohArt Wurlirang, 4/5/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber https://c.uctalks.ucweb.com/detail/426e521a0ab0422a8541d6691e9cce00?uc_param_str=dnvebintwidsudsvpflameefutpcch&stat_entry=personal&comment_stat=1