Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi kepemimpinan Albertus Soegijapranata SJ tak hanya bersifat lokal melainkan juga global bahkan unibersal. Bagaimana bisa?

Referensi pihak ketiga

Secara lokal Mgr. Albertus Soegijapranata adalah Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang. Beliau juga ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional oleh Bung Karno, Presiden RI pertama hanya dalam selang beberapa hari setelah kematiannya. Ini sungguh luar biasa istimewa. Dialah satu-satunya Uskup Agung di Indonesia yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giritunggal Semarang. Bahkan Presiden Soekarno meminta dan memerintahkan agar jenazah Mgr. Albertus Soegijapranata ya g wafat di Belanda di bawa pulang ke Indonesia. Alasannya, agar bisa dimalamlan sebagai Pahlawan Nasional di tempat beliau berkarya.

Referensi pihak ketiga

Selain tokoh lokal nasional Mgr. Albertus Soegijapranata juga tokoh universal justru karena peran dan pengaruhnya dalam diplomasi Kemerdekaan RI di tingkat Internasional. Sebagai Uskup Agung Semarang, Mgr Albertus gigih memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Secara universal, Mgr Soegijapranata juga berperan penting dalam Konsili Vatikan Ii walau beliau – sama seperti Santo Johannes XXIII tidak bisa mengikuti hingga akhir (1962-1965). Peran itu tampak dalam hal inkulturasi.

Referensi pihak ketiga

Salah satu warisan nilai inspirasi spiritual dan sosialnya adalah spirit keberagaman, heroisme religius nasionalis atau nasionalis religius, dan komitmen pada Pancasila. Bahkan boleh dibilang, beliau ini Pancasila banget. Visi Pancasila direalisasi dalam berbagai gerakan Pancasila. Maka ada Petani Pancasila, Buruh Pancasila dan seterusnya yang selalu dihubungkan dengan Pancasila.

Pokoknya, hidupnya sangat memberi inspirasi dan motivasi dalam membangun hidup religius yang mendalam sekaligus sikap nasionalis. Dia menggugah siapa saja untuk mengalami transformasi inspiratif dan inspirasi transformatif, serta bersikap aktif sinergis dengan siapa saja. Beliau jauh dari sikap bisnis-oriented, melainkan justru mengutamakan pengorbanan demi kemanusiaan dan keadilan. Itulah yang mestinya merupakan values (nilai-nilai) yang harus dihidupi oleh siapa pun, terutama para petinggi yang mau mengacu pada Soegijapranata sebagai inspirasi baik personal maupun kelembagaan, apa pun namanya. Jangan hanya omong tentang value tanpa pernah mengaplikasikannya dalam hidupmu Bro!

Dah gitu aja. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 8/6/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi riwayat hidup Mgr. Albertus Soegijapranata

Sumber http://con.uctalks.ucweb.com/detail/e628fe0422784f87aa2a3ef3ea64e8b8?uc_param_str=dnvebintwidsudsvpflameefutpcch&stat_entry=personal&comment_stat=1