Referensi pihak ketiga

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pulang dari Jakarta dalam rangka Seminar Adorasi Ekaristi Abadi di Tomang, saya langsung pulang ke Semarang mengingat bahwa OMK Kevikepan Seamrang Rayon Kota menyelenggarakan prasrawung di Sukasari Katedral Seamarang (Sabtu, 15/9/2018). Prasrawung dengan tema “Makrifat Sakamuni Temui Jatidiri.

Ratusan Orang Muda Lintasagama hadir dan terlbat aktif dalam Sakamuni yakni Srawung Kaum Muda Milenial. Kolaborasi orang muda itu dikemas dalam aksi teatrikal yang disutradarai oleh Kang Minto. Para pemain didominasi oleh OMK Bongsari dan Karangpanas ditopang oleh OMK Katedral Semarang. Mereka menghidangkan kisah orang muda yang berkembang dalam jatidiri menuju kesempurnaan hidup. Dalam pencarian itu, Sakamuni sebagai tokoh utama mengalami kesempurnaan dalam keberagaman.

Referensi pihak ketiga

Sejumlah Romo hadir mendukung gerakan prasrawung, yakni Romo Tri MSF, Adi MSF, Didik SJ, Heri Pr, Joko Lelono Pr, Wito Pr dan saya sendiri. Hadir pula rekan-rekan lintas agama, antara lain Setyawan Budy dan Musha, Rizky, Cinde dan dari Persada. Tak ketinggalan CMC (Campus Ministry for Christ) dari Unika Soegijapranata yang dikomandani Aldo dan Jose turut hadir pada kesempatan itu.

Meski terlambat, karena perjalanan dari Jakarta; saya masih sempat menikmati prasrawung Sakamuni yang memancarkan kegembiraan dan kebersamaan dalam persaudaraan orang muda lintas agama itu. Mereka rukun bersatu dalam keberagaman. Sesudah acara, Lukas Awi Tristanto memandu jalannya pers conference dengan penulis naskah Sakamuni dan ketua panitia, Vita.

Referensi pihak ketiga

Selamat dan proficiat. Semoga menjadi berkat bagi umat dan masyarakat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sukasari Katedral Semarang, 15/9/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3382279357754101?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1