Inspiration

Lima Hal untuk Membangun Karakter Bermartabat Mulia

Hari-hari ini, kita semua ditantang bangkit bergerak membangun karakter bermartabat mulia. Inilah bagian dari pendidikan karakter kita sebagai umat manusia dan anak bangsa.

Dalam Serat Wedhatama pupuh 84 tedapat sebuah Tembang Macapat “Kinanthi” yang menurutku amat bagus dan memberi inspirasi dalam membangun karakter bermartabat mulia. Sekurang-kurangnya, itu tampak dalam kalimat demi kalimatnya. Apalagi bila kita mau meresapkannya sejenak di tengah kesibukan kita, apa pun tugas pelayanan, pekerjaan dan panggilan kita.

Selengkapnya, pupuh itu dalam Bahasa Jawa berbunyi begini. “Marma den taberi kulup, angolah lantiping ati, rina wengi den anedya, pandak panduking pambudi, mbengkas kaardaning driya, supadya dadi utami.”

Saya dan Kang Sarwoto Ndower, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Semarang. Pemilik hak cipta (Dok Pribadi)

Tembang itu dalam Bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi seperti ini. “Anakku, hendaknya kamu rajin senantiasa, melatih ketajaman hati, siang malam siap sedia, mengatur tabiat tingkah laku(mu), menguasai keinginan indrawi, agar menjadi orang yang bermartabat mulia.

Lima hal yang perlu untuk membangun karakter bermatabat mulia. Pertama, kita harus rajin. Kedua, melatih ketajaman hati tanpa henti. Ketiga, tetap waspada dan berjaga-jaga. Keempat, mengatur tabiat dan tingkah laku kita. Kelima, menguasai keinginan inderawi kita. Semoga kita bisa mengupayakannya, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk sesama dan siapa saja.***

Gambar Sampul: Saya Bersama Kang Ndower, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Semarang. Sumber: Dok Pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2601983114714915?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.