Inspiration

Persahabatan Rohani dengan Bhikkhu Cattamano Mahathera dan Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera

Minggu (15/10/2017) pukul.12.00-16.00 WIB, sesudah pagi harinya mengikuti perayaan HUT XXXV Paroki Banyumanik, saya menghadiri undangan istimewa dari sahabat rohani kami, Bhikkhu Cattamano Mahathera yang selesai menjalani dwidasa warsa kebhikkhuannya. Pesta seni dan budaya diselenggarakan di Krakatau Grand Ballroom Horizon Hotel Semarang.

Fotoku bersama H Muhammad Adnan yang menjadi gambar sampul dan ilustrasi tulisan ini merupakan foto selfie dengan perangkat androinku. Demikian pula dengan foto close-upwajah Bhikkhu Cattamano Mahathera dan Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, ini merupakan jepretanku sendiri saat mengikuti dan menghadiri perayaan dwidasa warsa kebhikkhuan Bante Catta – begitulah beliau akrab dipanggil selama ini. Kupersembahkan foto dan tulisan sederhana ini sebagai kenangan atas persahabatan rohani yang boleh kami jalin selama ini demi kerukunan dan persatuan bangsa ini.

Bhikkhu Cattamano Mahathera saat memberi sambutan dalam perayaan Dwidasa Warsa Bhakti Dharma dan Negara. Pemilik hak cipta. SUmber foto: Dok pribadi.

Pada kesempatan itu, saya datang baik atas nama diri sendiri (karena mendapat undangan atas nama sendiri) maupun atas nama Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Semarang, yang diundang pula – namun yang mulia dan terkasih Bapak Uskup tidak bisa hadir berhubung sudah ada jadwal pelayanan di tempat lain. Tokoh-tokoh lintasagama hadir, dari Hindu, Konghubcu, Kristen, Katolik, dan Islam.

Saya duduk berdampingan dengan H Muhammad Adnan, yang pernah menjadi Ketua PWNU Jawa Tengah (2000-2013). Beliaulah juga sahabat rohaniku, yang tiga belas tahun silam, saat saya tiba di Semarang, menyambutku bersama kawan-kawan tokoh-tokoh lintas agama Semarang dan Jawa Tengah kala itu. Kami berdua diundang sebagai sahabat-sahabat rohani Bhikkhu Cattamano Mahathera. Tampak hadir pula Pdt. Rahmat Rajaguguk dan Pdt. Sedyoko. Menyusul dan bergabung dengan kami Kiai Sentet dari Kabupaten Semarang dan Cik Lingling, perwakilan dari Konghucu.

Selfie bersama H Muhammad Adnan, kami hadir dan duduk berdampingan dalam perayaan dwidasa warsa kebhikkhuan Bante Cattamano Mahathera. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Bhikkhu Cattamano Mahathera, merupakan salah satu dari tiga Bhikkhu yang mencapai tahapan Mahathera (sesudah dua puluh tahun mengabdikan hidupnya sebagai Bhikkhu dalam tradisi Buddha Sangha Theravada), yang dirayakan pada hari itu. Dua Bhikkhu lain adalah Bhikkhu Sukhito Mahathera dan Bhikkhu Tejapunno Mahathera. Perayaan itu disebut “Dwidasa Warsa Bhikkhu Bakti Dharma dan Negara”.

Pada kesempatan tersebut, rasa syukur membuncah di jiwaku sebab bisa berjumpa secara langsung dengan Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera. Kami saling berjabatan tangan erat dan memberikan cium pipi kiri-kanan. Kucium pula tangan beliau sebagai senior saya dalam hal mengolah keheningan dan pelayanan. Bagiku, Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera adalah seorang guru dan sahabat. Beliau saat ini tinggal di Vihara Mendut, dan bertugas sebagaia Kepala Sangha Buddha Theravada Indonesia. Kami pun bersahabat secara rohani dalam rangka membangun persaudaraan demi kehidupan berbangsa yang rukun dan damai.

Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera yang kupotret secara close-up ketika beliau sedang memberikan Pesan Dhamma di Horizon. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Perayaan Dwidasa Warsa Bhikkhu Bakti Darma dan Negara Bante Cattamano membuat kami bisa saling berjumpa kembali dan melepas kerinduan sebagai sahabat-sahabat rohani dalam keberagaman dalam semangat kerukunan dan persaudaraan. Selamat kepada Bhikkhu Cattamano Mahathera.

Terima kasih bahwa dalam perayaan tersebut, saya kembali boleh saling melepas rindu secara langsung dengan Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, yang selama ini hanya kami lakukan melalui pesan-pesan singkat dengan saling berkirim-jawab “sms”. Namo Buddhaya. Sotthi Hotu. Semoga segala makhluk berhagia!***

Gambar sampul: Saya dan Haji Muhammad Adnan, selfie sebagai sahabat-sahabat rohani Bhikkhu Cattamano Mahathera. Sumber: Dok pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/442659169472065?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.