Inspiration

Warna Coklat Itu Lumpur, Bukan Kopi Susu!

Beberapa hari yang lalu, saat saya menengok pastoran baru Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang, saya kaget melihat beberapa ruas lantai berwarna coklat. Ternyata, warna itu adalah jejak-jejak lumpur yang dibawa oleh air yang meresap mengalir melewati lantai tersebut. Tampaknya, ada kekeliruan teknis mengenai tembok talut yang dibuat untuk menahan air dari tanah tebing di sekitar gedung pastoran tersebut.

Itulah sebabnya, saat hujan deras mengguyur, air masih mengalir dan melewat lorong-lorong pastoran. Akibatnya, lantai yang aslinya berwarna putih berubah menjadi coklat. Namun, warna coklat itu adalah lumpur, bukan kopi susu hehe.

Inilah warna coklat tapi lumpur, bukan kopi susu di lorong pastoran Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang. Pemilik hak cipta. Sumber: Dok pribadi.

Saat saya melihat hal itu, saya memang terheran-heran, bagaimana hal itu bisa terjadi. Namun setelah mencermati tembok penahan tanah agar tidak longsor yang ada di atas bangunan pastoran, barulah saya paham. Rupanya, sulingan-sulingan terbuat dari pipa itu justru dilewati air yang meresap lalu mengalir bersama lumpur dan mengotori lantai tersebut. Warnanya coklat, tetapi sekali lagi itu bukan kopi susu, melainkan lumpur.

Karena saya bukan seorang ahli bangunan atau insinyur atau seorang arsitek, maka saya tidak bisa memberi dan mencari solusi bagaimana cara mengatasi hal itu. Pastilah, tim teknis sudah memikirkannya dan mengatasi agar ke depan tidak semakin banyak warna coklat tersebar di sana, apalagi, hari-hari ini, musim penghujan sudah tiba.

Untung, si kecil Aria, yang kemarin (Selasa. 10/10/2017) berkomentar “Serasa piknik!” saat ia melihat segerombolan kera di sekitar pastoran tersebut, dan melihat warna coklat itu tidak berkomentar, “Kok ada yang tega membuang kopi susu sebanyak ini di lantai?” Saya sudah berharap-harap cemas, dia akan berkomentar seperti itu, mengingat ayahnya memang pernah menjadi penjual minuman dan makanan, khususnya nasi thiwul Wonogiri.***

Gambar sampul: Warna coklat di lantai itu lumpur, bukan kopi susu. Sumber: Dok pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3335279266529383?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.