Inspiration

Asyiknya Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Ada hal yang baru dan mengasyikkan dalam rapat programasi Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang (DKP KAS) di Pastoran Sanjaya Muntilan (PSM) pada hari Selasa (31/10/2017). Rapat yang dijadwalkan hingga hari Rabu (01/11/2017) siang itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dipandu oleh Yuli, Tim PK4AS (Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan Keuskupan Agung Semarang).

Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya memberikan keasyikan tersendiri. Rasa bangga sebagai warga bangsa Indonesia menyusup dalam jiwa dan membangkitkan harapan akan semangat nasionalisme.

Romo Ekonom KAS di antara para peserta rapat programasi DKP KAS di Muntilan. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Hal serupa sudah saya tawarkan kepada umat di tempat kami melayani. Misalnya, di Paroki Kristus Raja Ungaran, sebelum perayaan Ekaristi hari Sabtu-Minggu, sesaat menjelang lagu pembuka dinyanyikan, umat diajak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila. Hal serupa dilakukan di Kapel Unika Soegijapranata pada hari Jumat, menjelang misa hari Jumat. Umat pun menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Hal itu mengingatkanku saat berada di Thailand. Dalam kesempatan menyaksikan pertunjukan seni budaya Thailand di Siamniramit, sebelum para penonton yang jumlahnya ribuan dan berasal dari berbagai negara itu, diajak berdiri sejenak, lalu diputarkan lagu kebangsaan Thailand. Kami yang bukan warga Thailand pun turut merasa bangga, dan sekaligus diingatkan untuk bangga akan kebangsaan kami masing-masing. Sungguh istimewa!

Sebagian peserta rapat programasi DKP KAS di Muntilan. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Itulah sebabnya, pembukaan rapat programasi DKP KAS yang tiba-tiba diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya menjadi hal yang mengasyikkan dan penting. Semoga hal ini tak hanya dalam rangka masih bulan Oktober dalam konteks Hari Sumpah Pemuda, melainkan menjadi suatu habitus, juga bagi siapa saja warga bangsa Indonesia. Setiap saat bangga dan asyik dalam menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dari situ bergeloralah semangat nasionalisme kita,

Foto-foto ilustrasi gambar sampul dan tulisan ini kuambil sesudah menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebab pada prinsipnya, menurutku, saat kita menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebaiknya kita tidak melakukan pemotretan, kecuali oleh petugas yang sudah ditentukan. Ini penting untuk menghargai suasana kebangsaan sekecil apa pun di saat kita sedang menyanyikan lagu kebangsaan kita, dengan sikap hormat dan cinta.***

Gambar sampul: Romo Ekonom KAS – Ig. Aria Dewanta SJ – bersama para peserta rapat programasi DKP KAS. Sumber foto: Dok pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1777766142679117?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.