Inspiration

Benar, Damai Itu Nyata!

Ketika sedang membaca dan menikmati beberapa puisi Yudhistira ANM Massardi di belakang ruangan kantorku, saya diberi tahu Nita, tim reksa pastoral kampus Unika Soegijapranata Semarang, bahwa ada tamu yang mencariku. Oh, ternyata mereka berdua adalah Naza dan Nabil. Mereka dari AIESEC UNDIP Semarang.

Pada tanggal 02 November 2017, Nazaret – nama lengkap Naza – pernah WA saya, “Shalom, selamat sore Romo Budi. Maaf mengganggu, perkenalkan, saya Nazaret dari AIESEC UNDIP. Kami ingin meminta bantuan dari Romo Budi. Terima kasih.” Saya pun menjawab, “Apa yang bisa saya bantu Mbak?”

“Begini Romo Budi, kami ada acara damai itu nyata. Kami ingin membuat video tentang perdamaian dan toleransi antar pemuda dan kami ingin meminta Romo Budi sebagai narasumber dalam video tersebut. Kira-kira Romo bersedia tidak untuk mengisi di video tersebut?” tulis Naza dalam pesan melalui WA padaku.

Saya memang belum sempat menjawab pesan tersebut. Sampai Naza menulis lagi, “Selamat sore Romo. Saya ingin mengonfirmasi kembali apakah kira-kira Romo bersedia? Terima kasih Romo.”

Naza dan Nabil dari AIESEC UNDIP Semarang di ruangan Campus Ministry Unika Seogijapranata. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Meskipun saya belum mengenal dan belum pernah berjumpa dengan Naza, membaca pesan tersebut, saya merasa bahwa Naza bersungguh-sungguh dengan rencana baiknya untuk mewartakan perdamaian melalui proyeknya itu. Maka, saya pun menjawab. “Silahkan. Kapan dan bagaimana caranya ya?” Naza pun membalas, “Kalau besok kira-kira Romo ada waktu luangkah? Kami bisa menemui Romo di mana ya?” Saya pun menjawab, “Besok saya tidak bisa Mbak. Kalau mau coba, hari Senin pukul 13.0-an di Gedung Mikael Lt. IV Unika Soegijapranata ya.” Naza pun menjawab. “Baik Romo Budi.”

Begitulah, pada hari Senin (06/11/2017), Naza datang menjumpaiku. Dia datang bersama Nabil. Naza bertanya, saya menjawab, Nabil mengabadikan dengan kameranya. Seperti yang dikatakan Naza, temanya adalah seputar perdamaian dan bagaimana kita bisa menjadi pembawa damai dalam kehidupan kita saat ini. Terutama, bagaimana anak muda bisa menjadi pewarta damai di tengah dunia digital.

Intinya, saya mengatakan, “Anak-anak muda di era now, di jaman now, ayo gunakan gejet-mu untuk mewartakan damai dan kasih, bukan sebaliknya, jangan pergunakan gejet-mu untuk menyebarkan permusuhan dan kebencian serta kabar bohong. Wartakanlah kabar baik, cinta kasih dan damai dengan gadget-mu!” Itu antara lain yang saya katakan.

Selebihnya, kita tunggu saja hasil rekaman mereka sesudah menjadi video nanti. Yang jelas, seperti yang diminta Naza dan Nabel, saya tegaskan, “Saya, Romo Aloys Budi Purnomo Pr, dari Campus Ministry Unika Soegijapranata dan Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang; saya mendukung damai itu nyata projek dari AIESEC UNDIP Semarang. Tuhan memberkati!”***

Gambar sampulNaza dan kameranya saat mewawancari sayaSumber foto: Dok pribadi. Pemilik hak cipta.

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1021124740723011?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.