Inspiration

Tiga Sambutan Yang Istimewa Saat Wisuda Periode III Unika Soegijapranata

Saya tertarik mencermati dan merenungkan sambutan-sambutan dalam Wisuda Periode III Program Unika Soegijapranata Semarang (Sabtu, 09/12/2017). Ada tiga sambutan penting yang menurutku baik kurenungkan sesuai dengan hal-hal yang menurutku penting. Seperti apakah pokok-pokok gagasan dari tiga sambutan yang menurutku menarik itu?

Pemilik hak cipta

Pertama, sambutan wakil wisudawan yang disampaikan Agnes Kristi Utami dari Prodi Akuntansi. Ia mengajak rekan-rekannya untuk memaknai kembali Universitas Katolik Soegijapranata sebagai salah satu PTS terbaik yang menjadi pilihan. Agnes mengenang saat-saat mengikuti PTMB (Pembinaan Terpadu Mahasiswa Baru) yang menggembirakan sebagai awal dinamika proses pembelajaran di Unika Soegijapranata. Agnes bilang, PTMB Unika Soegijapranata sangat unik, tidak seperti OPSPEK di universitas lain sebagaimana dia dengar dan baca, melainkan unik dan menggemberikan, Mahasiswa diajak untuk mengenal kampus dengan segala visi dan misinya.

Kecuali itu, Agnes menyebutkan satu harapan disampaikan Utami agar para wisudawan menjadi negarawan yang paham masalah masyarakat, mengerti masalah bangsa, berani berbuat lebih baik untuk bangsa apa pun pilihan hidupnya nanti. Perlu pula untuk terus mengasah keahlian dalam pola pandang yang holistik.

Dengan terbata-bata dan tetes air mata haru, Agnes Kristi Utami menyampaikan sambutannya. Hadirin pun merespon dengan tepuk tangan. Bahkan petugas dari Senat Mahasiswa yang duduk di samping mimbar pun memberikan tisu untuk mengusap tetes air mata harunya. Adegan ini pun membuncahkan aplaus yang spontan.

Kedua, sambutan alumni disampaikan oleh Pratiwi Wini Artati, SS, M.Ed yang disampaiakan secara unik. Pertama, sambutan disampaikan dalam bahasa Inggris. Sambutan disampaikan melalui rekaman video dari tempat saat ini Tiwi sedang mengikuti program studi PhD di Victoria University of Wellington, New Zealand. 

Tiwi adalah alumna Unika Soegijapranata 2000-2004. Tiwi mengajak para wisudawan untuk selalu membuka perspektif untuk berkembang dalam hidup. Dia juga mengajak agar para wisudawan tetap mengeksplorasi diri semaksimal mungkin. Dia juga mengajak para wisudawan tetap connect dengan almamater. 

Pemilik hak cipta

Ketiga, sambutan Rektor, Prof Ridwan mengingatkan pentingnya interaksi yang semakin optimal setelah kelulusannya. Jangan biarkan almamater sebagai masa lalu semata. Kemajuan teknologi dan sistem informasi universitas mesti menjadi rumah bersama juga bagi para alumni.

Guru Besar di bidang sistem informasi itu mengatakan, dengan wadah yang dapat saling menginspirasi untuk berbagi dan tidak berjarak dengan lulusannya. “Rumah bagi Alumni” dalam wujud teknologi ini akan menjadi kekuatan bagi universitas untuk berbuat lebih baik dalam menghadapi era perubahan dan menghubungkan alumninya dengan kesempatan-kesempatan baik di masyarakat.

Dalam paradigma itu, maka Unika Soegijapranata meluncurkan aplikasi “Halo Alumni”. Rumah alumni bisa menjadi mutual benefit dan menghasilkan inspirasi serta gagasan kreatif yang potensial untuk pengembangan diri dan masyarakat. Alumni juga memberi makna positif bagi universitas dalam rangka crowdfunding yang bermanfaat serta membangun jejarik kerja.

Itulah beberapa pokok gagasan yang menurutku menarik untuk dikembangkan bersama dalam rangka mengembangkan bakat dan talenta untuk kepentingan bangsa dan manusia sebagaimana tampak dalam sambutan-sambutan yang disampaikan dalam acara Wisuda Periode III, 09 Desember 2017, Unika Soegijapranata Semarang. Semoga bermanfaat pula bagi kita semua dan menginspirasi kehidupan kita.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2221913369818303?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.