Inspiration

Inspirasi Pagi: Bersukacita dalam Tuhan

Hari ini, dalam tradisi Gereja Katolik disebut Hari Minggu Adven III, atau disebut Minggu Gaudete: – bahasa Latin – Bersukacitalah! Umat Katolik masih berada dalam masa persiapan menyambut Hari Raya Natal, yang biasa diperingati pada tanggal 25 Desember. Inspirasi atau renungan pagi hari ini saya oleh berdasarkan kutipan Nubuat Yesaya 61:1-2a.10-11. Seperti apa nubuatnya?

Referensi pihak ketiga – divine-spirit.com

Dalam sejarah, Yesaya tampil pertama kali pada tahun 738 sebelum Masehi. Sama seperti rekan sezamannya, Mikha, Yesaya banyak berjuang untuk mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat pada zamannya.

Salah satu kalimat yang terkenal dan terpenting dari Yesaya adalah ini. Ia berkata, “Roh Tuhan ada padaku, sebab Ia telah mengurapi aku. Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati. Aku diutus untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara. Tuhan berkenan kepadaku untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan…”

Lebih lanjut, dalam teks yang sama, Yesaya berkata, “Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin pria mengenakan hiasan kepala, dan seperti pengantin wanita memakai perhiasannya. Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa.”

Kalimat-kalimat Yesaya ini sangat inspiratif bagiku untuk mengawali hari baru. Kita diajak untuk bersukacita dalam Tuhan. Tuhan sendirilah yang akan menyelenggarakan kehidupan kita sepanjang hari ini. Tentu, tinggal kita mau bekerjasama dengan Tuhan secara baik atau tidak, itu urusan kita masing-masing.

Mari menyambut hari baru ini dengan selalu bersukacita dalam Tuhan, agar kita pun layak menjadi tanda sukacita bagi sesama dan semesta, seperti yang dialami oleh Yesaya. Hal yang sama tentu bisa pula dianugerahkan Tuhan kepada kita di mana pun kita berada, apa pun agama kita. Yang penting adalah, kita saling mengasihi dan meghormati satu terhadap yang lain.

Selamat pagi. Tuhan memberkati.***

Sumber ilustrasi dan gambar sampuldivine-spirit.com; sumber informasi dari Herbert Haag, Kamus Alkitab (Nusa Indah: Ende, 1982).

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3803404610163396?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.