Inspiration

Seorang Pastor Katolik Mengikuti Doa Bersama Ulama dan Mendengarkan Ceramah Aa Gym

Pada hari Jumat (19/1/2018) yang lalu, saya yang adalah Pastor Gereja Katolik, memenuhi undangan yang disampaikan Mapolda Jateng untuk mengikuti doa bersama para ulama dan tokoh agama se-Jateng. Utusan-utusan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan ormas-ormas Kota/Kabupaten se-Jateng hadir dalam kesempatan itu. Saat itulah, saya berjumpa dengan Aa Gym. Seperti apa dan bagaimana suasana perjumpaan itu? Begini kisahnya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saya datang bersama Mas Lukas Awi Tristanto, yang selama ini membantu saya dalam pelayanan di Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Kom HAK KAS) sebagai Sekretaris Kom HAK KAS. Kebetulan beliau juga anggota FKUB Provinsi Jateng. Saya sendiri sebagai Ketua Kom HAK KAS dan Wakil Ketua FKUB Provinsi Jateng. Mas Awi juga menjadi Redpel Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan. Maka, beliau mengabadikan momen perjumpaan itu melalui foto-foto yang menjadi ilustrasi dan gambar sampul tulisan ini.

Saat kami berdua tiba di lokasi, di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, kami langsung diantar ke ruang lobi utama Mapolda. Kapolda Jateng, Irjen Drs Condro Kirono MM, MHum menyambut kami. Sambil bersalaman dan cipiki-cipika, beliau menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepadaku. Kami mengobrol sejenak. Saya sampaikan kepada beliau tentang dua hal, yakni rencana Pameran Lukisan Perdamaian untuk Palestina, Kerukunan untuk Kita di bulan Maret 2018 dan Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Oktober 2018 yang akan dilaksanakan Kom HAK KAS. Beliau langsung berkata, “Siap mengamankan dan membantu!” Saya pun berterima kasih kepada beliau.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Tak lama sesudah itu, Bapak Kapolda Jateng yang ramah dan enerjik itu mengajak kami menyambut dai kondang asal Jawa Barat, Abdullah Gymnastiar atau akrab dipanggil Aa Gym. Saya sendiri baru pertama kali berjumpa dengan Aa Gym. Perjumpaan pertama itu ditandai dengan bersalaman dan cipiki-cipika, saat Bapak Kapolda Jateng memperkemalkan diriku kepadanya, “Ini Romo Budi!” “Oh, ya Romo. Terima kasih. Senang bisa berjumpa…” kata Aa Gym. Lalu kami melangkah bersama, kembali duduk di ruang lobi yang disediakan untuk sejenak menikmati nasi soto.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sesudah itu, tibalah saatnya, kami menuju ke Gedung Borobudur Mapolda Jateng. Para tamu undangan lainnya sudah menunggu di sana. Ruangan penuh oleh tamu undangan. Kami berjalan ke depan. Kami duduk dalam satu lingkaran terdiri dari Kapolda Jateng, Aa Gym, Ketua Bawaslu Jateng, Ketua KPU Jateng, Ustadz Usman (anggota FKUB Jateng), Solihin dari Kemenag Jateng dan saya. Pak Kapolda Jateng mempersilahkan saya duduk di sebelah kanan beliau, sementara Aa Gym duduk di sebelah kiri beliau.

Tibalah saatnya, Aa Gym memberikan ceramah. Sebelumnya, saya sudah meminta maaf kepada Aa Gym bahwa kemungkinan tidak bisa mengikuti acara sampai selesai, sebab pukul 17.00 ada Natalan Ekumene Kota Semarang di JKI Marina. Baik Bapak Kapolda maupun Aa Gym memahami dan mempersilahkan kalau saya harus pulang duluan untuk acara tersebut.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Namun, saat saya mengikuti dan mencermati setiap kata, kalimat, canda, dan seluruh ceramah yang disampaikan Aa Gym, saya memutuskan untuk tetap tinggal dalam acara tersebut hingga selesai. Saya mengakui dan mengapresiasi, seluruh isi ceramah yang disampaikan oleh Aa Gym dalam rangka Doa Bersama dalam rangka Pilkada serentak tahun 2018 yang aman, damai dan kondusif di Jawa Tengah itu sangatlah bagus. Ceramahnya teduh, penuh humor, isinya sangat positif, dalam suasana kesadaran akan pertobatan bahwa pilkada tidak boleh merusak bangungan hidup bersama yang aman, rukun, dan damai.

“Jangankan mencela, mengolok-olok orang lain yang berbeda dari kita pun jangan! Saya aman bagimu, saya menyenangkan untukmu, saya bermanfaat bagimu. Itu prinsip hidup kita. Dalam semangat taubat, janganlah membicarakan kejelekan orang lain. Kalau kita menjelek-jelekkan orang lain, kita sendiri yang akan menanggung akibatnya di dunia dan akhirat.” kata Aa Gym dalam ceramah itu.

Selanjutnya, Aa Gym juga mengatakan bahwa kita harus mengembangkan lima S (5-S) yakni senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Dengan segala canda dan humor, diterangkan satu per satu kelima “s” itu dalam rangka hidup bersama.

Saya bagi saya penting adalah kalimat-kalimat ini, terkait dengan pilkada. “Jangan rusak kehidupan bersama hanya demi kekuasaan dengan isu SARA! Kerusakan yang terjadi karenanya tak mudah dipulihkan. Semoga hidup kita menjadi keberkahan bagi sesama. Saya mohon maaf kepada para guru, ulama, dan romo. Saya akhiri tausiyah ini.”

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sesudah berdoa, dan kami bersalaman dan berfoto bersama, Aa Gym masih sempat berkata kepadaku, “Loh, kok romo nggak jadi pulang duluan? Katanya mau pulang duluan?” Dengan jujur dan tulus saya menjawab, “Habis, tausiyah Aa bagus banget. Maka saya pun memilih tetap tinggal dan mengikuti sampai selesai.”

Begitulah, narasi reflektif atas pengalaman yang terjadi dalam diriku, ketika aku seorang pastor dari Gereja Katolik, asyik mengikuti doa bersama dan mendengarkan ceramah yang disampaikan Aa Gym terkait dengan penyelenggaraan Pilkada serentak yang aman, damai dan kondusif. Kiranyanya, yang terjadi di Mapolda Jateng ini bisa menginspirasi pula penyelenggaraan pilkada serentak tak hanya di Jateng, melainkan di seluas Nusantara ini.

Semoga saya memberi rasa aman, menyenangkan, bermanfaat, tidak mengolok-olok apalagi mencela sesama. Semoga kita tetap ikhlas memberi senyum, salam, sapa, dalam sikap yang sopan dan santun kepada sesama. Pilihan boleh berbeda, melainkan kerukunan, perdamaian, persaudaraan dan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya, harus tetap menjadi yang utama!***

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3203452422614660?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.