Inspiration

Inilah Lima Tips Inspiratif untuk Memperbaiki Sifat Diri Kita Menjadi Lebih Baik Lagi

Apa yang harus saya lakukan untuk memperbaiki sifat-sifat diriku agar bisa menjadi lebih baik lagi di hari-hari kehidupanku selanjutnya? Inilah lima tips yang saya renungkan, semoga menginspirasi kehidupan kita.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, saya harus mengenali sifat-sifatku, yang baik maupun yang buruk, yang positif maupun yang negatif. Untuk bisa mengenali sifat-sifat itu, tentunya, aku akan membuat daftar (mendata) sifat-sifat dalam diriku seutuhnya. Pastinya, aku tidak boleh terjebak dalam ketidakseimbangan melihat sifat-sifat itu sehingga aku menjadi keliru mengenali diriku sendiri.

Untuk membantu mengenali diriku, biasanya, saya sendiri bertanya kepada diriku sendiri. Manakah sifat-sifat burukkku? Manakah dan apa sajakah sifat-sifat baikku? Jawaban atas pertanyaan itu menjadi data diriku seutuhnya. Itu aku lakukan secara jujur dan ikhlas dalam keyakinan bahwa Tuhan menciptakan aku baik adanya.

Hal terpenting pada tahap ini adalah, aku melihat diriku dengan jujur di hadapan Tuhan yang Maha Baik bagiku dan bagi semua orang. Di hadiratnya, dalam refleksi pribadi yang disebut dengan penelitian batin, aku melihat sisi positif maupun sisi negatif dalam diriku. Saat melakukannya, aku melakukan dengan tenang dan sabar, tidak tergesa-gesa apalagi gegabah.

Kedua, sesudah saya mengenali diriku, kekurangan-kelemahan dan kelebihan-kekuatanku, langkah berikutnya adalah mengakui dengan jujur dan ikhlas keadaan diriku seutuhnya. Atas semua hal yang negatif, aku mengakuinya dengan segala kerendahan hati dalam tekad dan niat untuk memperbaikinya. Minimal, tidak mengulanginya atau berusaha untuk tidak mengulanginya.

Atas semua hal yang positif, aku mengakuinya dengan penuh syukur dan gembira, tetapi juga tetap dalam kerendahan hati. Tujuannya adalah agar aku tidak jatuh dalam kesombongan atas semua yang baik dalam diriku. Semua yang baik dalam diriku itu tidak lain adalah anugerah Tuhan semata. Maka, aku tidak boleh takabur dan menjadi sombong. Tetap bersyukur dalam kerendahan hati.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Ketiga, sesudah mengenali dan mengakui keadaan diriku, aku menyesali semua hal yang bersifat negatif, bahkan kecenderungan menjadi dosa di hadapan Tuhan dan dosa terhadap sesama. Penyesalan itu kuhayati bukan dalam keadaan tertekan dan terpuruk, melaink tetap dengan penuh pengharapan, bahwa Tuhan adalah kasih. Tuhan mengampuni setiap kesalahan, kelemahan bahkan kedosaan kita, asal kita sendiri mengakui dan menyesalinya.

Maka, menyesali kesalahan dan dosa itu penting, agar aku juga mendapatkan rahmat pengampunan dari Tuhan dan memperoleh maaf dari sesama. Jadi, kepada sesama aku menyesali dan memohon maaf. Kepada Tuhan, aku menyesali dan memohon ampun.

Keempat, mensyukuri segala yang baik yang ada padaku. Mudah sekali seseorang tidak bersyukur atas segala yang baik. Seakan-akan yang baik itu adalah usahaku semata. Tidak. Saya selalu belajar bersyukur atas kebaikan yang dianugerahkan Tuhan kepadaku. Aku juga bersyukur atas rasa sesal yang berbuah pada pemaafan dari sesama dan pengampunan dari Tuhan.

Karenanya, mensyukuri sebagai tips untuk memperbaiki diri itu memuat dua sisi. Sisi pertama, bersyukur atas kebaikan Tuhan dan sesama yang memaafkan kelemahan, kesalahan dan kedosaanku. Sisi kedua, bersyukur atas segala kebaikan, sifat positif dan bakat serta talenta yang dianugerahkan Tuhan kepadaku.

Akhirnya, yang kelima, tekad dan niat untuk mengubah diri menjadi baik dan menjadi semakin baik. Atas segala sifat buruk, kelemahan, kesalahan, hal-hal negatif bahkan kedosaanku, aku bertekad untuk memperbaiki diri terus-menerus. Ini akan menjadi perjuangan seumur hidup kita sampai kematian kita.

Atas segala sifat baik, kekuatan, kelebihan, kebaikan dan hal-hal positif yang dianugerahkan Tuhan kepadaku, aku harus memperkembangkannya menjadi semakin baik lagi. Dengan demikian saya terus belajar untuk tidak berpuas diri, melainkan dalam kerendahan hati dan kegembiraan, terus maju menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Itulah lima tips dalam memperbaiki diri atas sifat-sifatku untuk menjadi lebih baik lagi dari hari ke hari. Itulah pengalaman pribadiku. Dalam semuanya itu, penting untuk diperhatikan adalah keterbukaanku dalam menerima setiap masukan untukku dari orang lain yang berada di sekitarku. Keterbukaan kepada sahabat dan Tuhan, itu menyuburkan kebaikan laksana dua orang sahabat yang saling menyuapkan kebaikan satu terhadap yang lain. Bahkan, aku harus terbuka menerima dan mendengarkan kritik dari orang lain, termasuk yang memusuhiku sekalipun.

Dengan cara itu, aku terus belajar untuk mengenali, mengakui, menyesali, mensyukuri dan mengubah diri menjadi baik dan semakin lebih baik lagi! Sampai kapan? Sampai saat kematian menjemput kita!***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4089295743267867?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.