Inspiration

Perhatian dan Kasih Silih Berganti

Perhatian, kasih, dukungan dan doa kurasakan mengalir silih berganti atas anugerah hari ulang tahun ke-50 yang kualami. Itulah yang terjadi hari ini di kampus Unika Seogijapranata. Seperti apa?

Orisinil

Pertama, seperti tampak di youtube itu, tadi pagi, di saat daku sedang bekerja di ruang Kepala Campus Ministry, beberapa pengurus Campus Ministry dari unsur mahasiswa masuk ke dalam ruangan sambil menyanyikan lagu, “Happy Birthday!”. Mereka membawa kue tart yang dihiasi lilin berupa angka 50 warna merah dan putih.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Mereka adalah Sr. Elsa CM, Ellen, Feby, Albert dan Yuda. Albert mengomando teman-temannya sambil nge-vlog seperti tampak dalam youtube itu. Lalu mereka meminta daku meniup lilin. Saya memang tidak menium lilin ulang tahun. Maka, saya bilang kepada mereka, “Lampu yang berkedap-kedip tidak akan kupadamkan. Buluh yang terkulai tidak akan kupatahkan. Biarlah lilin ini tetap menyala… dan nanti mati sendiri ya…”

Itulah perhatian dan kasih pertama di ruang reksa pastoral kampus kami. Perhatian dan kasih yang kedua terjadi di ruang perpustakaan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kali ini, kawan-kawan The Soegijapranata Institute (TSI) yang berinisiatif, khususnya Ibu Ferijani dan Mbak Ratih. Mereka mengontak saya melalui Mas Dadut agar sesudah Misa Harian di Kapel, saya menuju ke ruang rapat di perpustakaan Unika Soegijapranata di lantai 2 Gedung Thomas Aquinas.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Maka, sesudah Misa Harian, saya ikut mobil Ibu Ferijani bersama Mbak Ratih dari Kapel menuju Gedung Thomas Aquinas. Ternyata, Bu Feri dan Mbak Ratih sudah menyiapkan menu khusus yakni oblok-oblok kenikir dan telur sayur serta karak.Hadir pada kesempatan itu, Pak Thomas ( lalu pergi tidak ikut makan), Pak Hermawan Hengwi, Mas Dadut (terlambat), Ibu Feri, Mbak Ratih, Ibu Eny, Ibu Vero dan Ibu Nunuk. Kami menikmati santap siang bersama dengan diawali doa oleh Pak Hengwi.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sambil menikmati santap siang sederhana, kami bercerita dan mengobrol tentang kehidupan bersama. Semua obrolan bermuara pada kerinduan untuk menghadirkan kehidupan yang rukun dan damai dalam keberagaman, dari sisi apa pun, sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sesudah santap siang selesai, ternyata Mbak Ratih masih mengeluarkan puding dengan lilin menyala. Saat diminta meniup lilin, saya memberikan argumentasi yang sama seperti yang saya sampaikan kepada rekan-rekan Campus Ministry, bahwa saya tidak meniup lilin HUT. Lalu lilin saya angkat satu persatu agar tidak menetes ke puding. Puding kubersihkan dari unsur lilin dan kemudian kupotong kubagikan kepada semua yang hadir satu per satu.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Itulah pengalaman menerima perhatian dan kasih silih berganti. Perhatian dan kasih kuterima dengan penuh syukur seraya menjadi bahan memotivasi diri agar aku pun setiap saat selalu memberi perhatian dan kasih kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian kita. Sebagaimana hal itu sudah selalu terjadi, kumohon agar semakin ditingkatkan lagi tak hanya dalam kesadaran melainkan juga dalam kenyataan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Demikian sharing pengalaman ini. Inti dari semua itu adalah kebersamaan, saling memberikan perhatian dan kasih dalam semangat persaudaraan dan kerukunan. Semoga bermanfaat. Mohon maaf bila tidak berkenan. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Sumber: refleksi pengalaman pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2757184284493635?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.