Inspiration

Padat Acara, Banyak Tanggung Jawab? Tetap Semangat dan Jangan Lupa Tertawa

Sahabat Peradaban Kasih UC We-Media yang terkasih, mungkin Anda termasuk orang yang memiliki acara yang padat; di pundak Anda ditaruh tanggung jawab yang banyak. Tetaplah semangat, dan seperti sudah kutulis dalam artikel tz.ucweb.com/3_2lvQM ini, jangan lupa untuk tertawa. Bagaimana dan mengapa?Di studi Radio Gajah Mada 102.4 FM Semarang, Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Bagaimana cara tetap bersemangat meski acara padat dan banyak tanggung jawab? Inilah kisah kecil pengalamanku sejak semalam hingga hari ini (Kamis, 1/3/2018). Sesudah semalam mengikuti rapat persiapan Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Se-KAS di Salam, perbatasan Jateng-DIY, saya pulang ke Semarang, Sampai rumah sudah lewat tengah malam.

Sampai di rumah, saya berdoa sejenak dan merampungkan renungan harian yang sudah kupersiapkan di Wisma Salam dalam dua bahasa Inggris dan Indonesia seperti biasanya berdasarkan bacaan harian menurut penanggalan liturgi Gereja Katolik. Sesudah menshare renungan itu di facebook, saya tidur.

Pagi hari bangun, berdoa sejenak, mandi, ibadat pagi sendiri; lalu bersiap-siap berangkat menuju Kampus Ungu (Unika Soegijapranata). Di kantor, saya menyelesaikan beberapa hal yang kuselesaikan hingga mendekati tengah hari pukul 12.00 WIB. Lalu saya melangkah menuju Kapel, sambil sejenak menyapa “bos” saya hehehe, yaitu Mas Dadut. Bersalaman dengan Mbak Alam, lantas meluncur menuju Kapel.

Sambil bersalaman dengan Bos Dadut, saya sekaligus berpamitan, sebab sesudah Misa Harian di Kapel Unika, saya menjadwalkan diri untuk meluncur menuju studi Radio Gajah Mada FM, melakukan rekaman, sebagai persiapan siaran mimbar agama Katolik (yang sudah kujalankan sejak Maret 2004). Jadi dalam hal siaran mimbar agama Katolik di Radio Gajah Mada 102.4 FM, ini sudah kujalani selama 14 tahun.

Biasanya, bila tidak berhalangan, saya melakukan siaran secara langsung. Namun, pada hari Minggu Pertama bulan Maret nanti, saya tidak bisa live oleh sebab sejak Jumat sore, saya harus berangkat ke Surabaya. Saya diminta Komunitas Orang Muda Katolik Paroki Algonz untuk menjadi nara sumber bicara tentang kebangsaan, keberagaman, dan kerukunan, hingga hari Minggu (4/3). Itulah sebabnya, saya meluncur ke Radio Gajah Mada untuk melakukan rekaman.

Setiba di studio, karena tidak janjian, studio kosong. Mas Yan yang kadang membantuku rekaman barusan pulang, atau mungkin akan menjalankan Ibadat Sholat. Kami sempat saling sapa di depan kantor radio. Saya berkabar pada Mas Eka yang biasanya juga membantu rekaman untuk siaran. Ternyata beliau masih dalam perjalanan. Maka saya minta tolong Mas Daniel yang sejak 14 tahun memintaku mengisi siaran mimbar itu. Sambil menunggu, kutuliskan artikel ini sebisanya, semengalir apa adanya.

Syukurlah, akhirnya, di studio Radio Gajah Mada FM, saya dibantu Mas Daniel untuk rekaman. Sesudah rekaman, saya menjadwalkan untuk meninjau lokasi acara yang akan kuikuti pada Kamis malam (1/3) dalam rangka acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya atas undangan yang juga ditandatangani oleh guru dan sahabatku Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya sebagai Shohibul Bait dan Hendrar Prihadi sebagai Walikota Semarang. Untuk hal ini pun, saya sudah memberitahukan kepada “Bos” Dadut hehe. Lah, beliau malah menawariku makan siang yang jelas langsung kutolak oleh sebab saya akan memimpin Misa Harian.

Begitulah dalam kisah masif yang kutulis spontan itu tampak jadwal yang padat, banyak acara, namun sekaligus ada tanggung jawab yang kuemban dengan gembira dan penuh syukur. Semua itu menjadi bagian dari kepercayaan yang kuembang dan kucoba jalankan dengan gembira. Dan sejak kemarin, kujalankan sambil tertawa hahaha.

Maka, meski acara padat, banyak tanggung jawab, saya tetap semangat dan tidak lupa, tertawa hahaha. Ternyata dengan itu, saya bisa menjalani semuanya dengan gembira dan penuh syukur. Maaf, ini bukan pamer, melainkan hanya sekadar berbagi pengalaman saja. Semoga bermanfaat juga bagi Anda. Sesibuk apa pun, sebanyak apa pun tanggung jawab Anda, tetaplah semangat. Jangan lupa, tertawalah dalam kegembiraan.

Demikian, semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih dalam salam ketawa dan gembira. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Studi Radio Gajah Mada FM Semarang, 1/3/2018

Sumber: refleksi pengalaman pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2114998547175744?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.